Perkuat Profesionalisme dan Kemandirian Partai, Calon Ketua DPC PKB se Sulut Digodok Lewat UKK 

Para calon Ketua DPC PKB se Sulawesi Utara saat mengikuti UKK di kantor DPW PKB Sulut.

ManadoSulutkita.com–Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Sulawesi Utara menggelar Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) bagi calon Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC), Senin (27/4), di Kantor DPW PKB Sulut, Manado.

Kegiatan ini diikuti oleh enam DPC dari total 15 DPC kabupaten/kota di Sulawesi Utara sebagai bagian dari tahapan penjaringan kepemimpinan partai di tingkat daerah.

Perwakilan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB sekaligus Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim, menyampaikan apresiasi atas progres signifikan PKB di Sulawesi Utara. Ia mengungkapkan, perolehan kursi DPRD di tiap Kabupaten/Kota meningkat tajam, dan mempunyai dua Kepala Daerah di Sulawesi Utara.

“Ini adalah capaian luar biasa. Kami dari DPP menitipkan salam hormat kepada seluruh kader PKB di Sulawesi Utara atas kerja keras dan dedikasinya,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa proses pemilihan Ketua DPC saat ini telah memasuki tahap kedua, dengan melibatkan kader-kader terbaik. Meski demikian, kewenangan akhir tetap berada di DPP dengan mempertimbangkan aspirasi dari DPW dan DPC.

Lebih lanjut, Chusnunia menegaskan bahwa PKB terus berbenah menuju partai yang lebih profesional dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas. Ia mengingatkan bahwa menjadi Ketua DPC bukan soal hak, melainkan tanggung jawab untuk mengelola partai secara kolektif.

“Pengurus partai harus fokus pada pelayanan kader dan masyarakat, bukan menjadi sumber persoalan internal,” tegasnya.

Ia juga menyoroti tantangan politik modern, terutama tingginya perhatian publik terhadap kebijakan politik yang kerap diwarnai sentimen negatif di media sosial. Karena itu, ia mendorong pengurus untuk aktif hadir di tengah masyarakat serta menjaga hubungan eksternal dengan baik.

Terkait pengelolaan keuangan partai, Chusnunia mendorong kemandirian kader melalui pengembangan usaha. Menurutnya, sistem tersebut telah terbukti efektif dalam meningkatkan stabilitas keuangan partai, bahkan memungkinkan pembiayaan operasional hingga kebutuhan saksi pada pemilu mendatang.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Sulawesi Utara, Yusra Alhabsyi, menyampaikan bahwa pelaksanaan UKK merupakan bagian dari agenda nasional partai dalam rangka modernisasi dan peningkatan kualitas kepemimpinan di tingkat DPC.

“UKK ini adalah tahapan penting untuk melahirkan pemimpin yang sesuai dengan harapan partai. DPW hanya memfasilitasi, sementara keputusan akhir tetap berada di DPP,” ungkap Yusra.

Ia menjelaskan bahwa dari 15 DPC di Sulawesi Utara, sebanyak enam DPC mengikuti UKK pada tahap ini, sementara sembilan DPC lainnya akan ditentukan sesuai kewenangan yang diberikan DPP kepada DPW.

Sekitar 15 peserta mengikuti proses UKK, dengan masing-masing DPC mengajukan lebih dari satu calon, bahkan ada yang mencapai tiga kandidat atau lebih.

Yusra berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses dengan baik dan menerima hasil yang nantinya ditetapkan oleh pimpinan pusat.

“Ini adalah proses nasional yang dilaksanakan di seluruh Indonesia. Kita ingin memastikan bahwa kepemimpinan PKB ke depan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi daerah,” tutupnya.(Ian/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *