Kemensos RI Serahkan Santunan ke Korban Banjir Siau, Warga Apresiasi Keseriusan Plt Bupati Heronimus Makainas

Plt Bupati Kepulauan Sitaro Kemensos RI Serahkan Santunan ke Korban Banjir Bandang Siau, Warga Apresiasi Keseriusan Plt Bupati Heronimus Makainas saat turut bersama menyerahkan santunan ke korban banjir Siau.

SitaroSulutkita.com–Korban banjir bandang yang terjadi pada Januari 2026 lalu di Kepulauan Siau mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

Kementrian Sosial (Kemensos) RI, Senin (8/6/2025) menyerahkan santunan kepada para ahli waris yang meninggal dunia dan bantuan kepada korban yang mengalami luka berat melalui Bank Mandiri KCP Siau.

Penyerahan santunan ini sesuai dengan daftar yang telah terferifikasi dan disahkan oleh kementrian Sosial berjumlah 33 penerima.

Pemberian bantuan ini dilaksanakan di KCP Bank Mandiri Ulu Siau dan dihadiri langsung oleh Plt Bupati Kepulauan Sitaro Heronimus Makainas,SE serta didampingi oleh Kepala Dinas Sosial dan para ahli waris maupun korban.

Dalam kesempatan tersebut, Plt Bupati menyerahkan secara simbolis kepada ahli waris maupun korban luka berat sekaligus memberikan penguatan bagi para penerima.

“Kami berharap sekiranya bantuan ini bisa dipakai untuk kebutuhan dari pada ahli waris dan korban. Pemerintah daerah dan Bank Mandiri KCP siau saat ini hanya memfasilitasi untuk penyerahan bantuan,”ungkap Plt Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas sosial Kabupaten Kepulauan Sitaro Cosman Romly Ambalao,SH mengatakan, bantuan ini secara keseluruhan diserahkan kepada ahli waris bagi korban yang meninggal dunia dan korban luka berat yang setiap penerima telah memiliki rekening masing-masing.

Sehingga bantuan ini telah masuk ke rekening penerima yang sesuai kategori luka berat menerima bantuan sebesar Rp.5.000.000.- dan yang meninggal dunia sebesar Rp.15.000.000.

Di tempat yang sama, salah satu penerima bantuan saat ditemui menyampaikan terima kasih kepada Kementrian Sosial dan juga Plt Bupati Sitaro serta Kepala Dinas Sosial atas perhatian kepada korban.

“Bantuan ini sangat tentunya sangat meringkankan beban kami para korban bencana,”jelas salah satu korban penerima bamtuan

Diketahui, banjir bandang yang terjadi pada Senin, 05 januari 2026 di wilayah Sitaro menelan banyak korban. Jumlah yang meninggal saat itu 17 orang dan 2 dinyatakan hilang bahkan adapula yang tercatat mengalami luka-luka, baik luka berat maupun luka ringan serta kehilangan tempat tinggal yang sampai saat ini masih dalam penanganan pemerintah Kabupaten Sitaro.(Charles Dauhan/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *