Perkemahan Moderasi Beragama III Resmi Ditutup, Bupati Boltim Oskar Manoppo : Ini Pilar Penting Menjaga Persatuan 

Bupati Boltim Oskar Manoppo saat menghadiri penutupan perkemahan moderasi beragama.

BoltimSulutkita.com–Perkemahan Moderasi Beragama III tingkat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang berlangsung di Bumi Perkemahan MTs Negeri III Boltim resmi berakhir. Kegiatan yang menjadi wadah penguatan nilai-nilai kebangsaan dan kerukunan bagi generasi muda ini ditutup secara resmi oleh Bupati Boltim, Oskar Manoppo, SE, MM, pada Minggu (14/06/2026).

Acara penutupan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Boltim, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Boltim Dr. Hi. Aswin Kyai Demak, M.Pd.i beserta jajaran, serta Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Boltim, Ny. Rosita Manoppo Pobela, SE, M.Si.

Sebelum prosesi penutupan, kegiatan diawali dengan aksi penghijauan melalui penanaman pohon yang dilakukan langsung oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Boltim, Ny. Rosita Manoppo Pobela, bersama Bupati Oskar Manoppo yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Kwartir Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Boltim.

Dalam sambutannya, Bupati Oskar Manoppo memberikan apresiasi tinggi kepada Kemenag Boltim, para pembina, panitia, serta seluruh pihak yang telah menyukseskan perhelatan ini. Ia juga menyoroti peran strategis Satuan Karya (Saka) Amal Bakti dalam membina generasi muda melalui gerakan pramuka.

“Nilai-nilai kepramukaan yang menekankan disiplin, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan cinta tanah air sangat selaras dengan semangat moderasi beragama yang kita kembangkan bersama,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa moderasi beragama merupakan pilar penting dalam menjaga persatuan di tengah masyarakat yang majemuk. Ia berharap perkemahan ini menjadi sarana bagi peserta untuk menanamkan sikap toleransi, gotong royong, dan semangat persaudaraan.

“Kalian telah membuktikan bahwa keberagaman bukanlah penghalang untuk bersatu, melainkan kekuatan yang memperkaya persaudaraan kita. Itulah esensi moderasi beragama yang sesungguhnya,” pesan Bupati kepada para peserta didik.

Bupati juga memberikan motivasi bagi peserta agar tetap menjaga nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat. Ia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Daerah untuk mendukung penuh jika kegiatan serupa diadakan dalam skala yang lebih besar di masa depan.

“Boltim membutuhkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan mampu menjaga kerukunan. Saya yakin peserta perkemahan ini adalah bagian dari generasi emas yang akan membawa daerah ini lebih maju, harmonis, dan sejahtera,” tutup Bupati sebelum meresmikan penutupan acara dengan ucapan syukur.

Perkemahan ini diharapkan menjadi titik awal bagi siswa MTs dan SMP se-Kabupaten Boltim untuk menjadi agen perdamaian yang konsisten menolak segala bentuk intoleransi dan ekstremisme di lingkungan mereka masing-masing.

Seluruh rangkaian acara penutupan diakhiri dengan penyerahan penghargaan bagi para siswa pemenang lomba sekaligus foto bersama.(jhodi/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *