Vero Corneles Raih Medali Emas Kejurnas POBSI 2026, Bidik Pra-PON 2027 dan PON 2028

 


SULAWESI UTARA— Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan atlet biliar asal Sulawesi Utara, Vero Corneles, setelah sukses meraih medali emas Carom 3 Cushion dalam ajang Kejuaraan Nasional POBSI 2026.

Pencapaian tersebut menjadi hasil dari proses latihan panjang, disiplin, serta persiapan matang yang dijalani Vero Corneles sebelum turun bertanding menghadapi atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah.

“Persiapannya tentu tidak instan. Saya latihan cukup intens, banyak evaluasi bersama pelatih, dan berusaha menjaga fokus sampai hari pertandingan. Saya tahu Kejurnas ini levelnya tinggi, jadi dari awal saya ingin memberikan yang terbaik. Puji Tuhan, hasilnya bisa meraih medali emas,” ujar Vero.

Dalam perjalanan menuju Kejurnas, Vero mengaku mendapat banyak dukungan dari pelatihnya, Bapak James Lengkang, serta rekan-rekan di QMaster Billiard Manado.

Menurutnya, dukungan tersebut sangat berarti, terutama dalam menjaga semangat, motivasi, dan konsistensi selama menjalani persiapan hingga pertandingan.

“Saya sangat berterima kasih kepada pelatih saya, Pak James Lengkang, dan teman-teman di QMaster Billiard Manado. Mereka yang banyak mendampingi, memberikan semangat dan support selama persiapan sampai hari pertandingan,” katanya.

Sementara terkait dukungan organisasi, Vero menyebut pada Kejurnas kali ini dirinya berangkat menggunakan dana pribadi. Meski demikian, hal tersebut tidak ingin ia jadikan sebagai kendala ataupun alasan untuk mengurangi fokusnya dalam bertanding.

“Untuk Kejurnas kali ini memang belum ada support yang saya terima baik dari KONI Sulawesi Utara, Pengprov POBSI Sulawesi Utara ataupun Pengurus POBSI Kabupaten/Kota dimana saya bernaung. Tapi saya tidak mau terlalu fokus ke situ. Yang penting bagi saya tetap latihan, bertanding sebaik mungkin, dan menunjukkan hasil melalui prestasi,” ungkapnya.

Keberhasilan meraih medali emas ini menurut Vero bukan sekadar pencapaian pribadi. Ia berharap prestasi tersebut turut memberikan semangat bagi atlet-atlet biliar lainnya, serta generasi muda di Manado dan Sulawesi Utara.

“Medali emas ini bukan cuma soal juara. Bagi saya ini bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan konsistensi itu ada hasilnya. Saya juga ingin menunjukkan bahwa atlet biliar dari Sulawesi Utara punya kualitas dan mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.

Meski telah berhasil mencapai podium tertinggi di Kejurnas, Vero mengaku tidak ingin cepat puas. Ia telah menyiapkan sejumlah target besar untuk beberapa tahun mendatang.

Target terdekatnya adalah kembali tampil maksimal pada Kejurnas 2027, kemudian menghadapi Pra-PON 2027 dengan target lolos menuju PON 2028.

“Target berikutnya sudah jelas. Saya ingin kembali memberikan hasil terbaik di Kejurnas 2027, kemudian fokus menghadapi Pra-PON 2027. Target besarnya tentu bisa lolos dan tampil maksimal di PON 2028,” jelasnya.

Untuk mencapai target tersebut, Vero menegaskan dirinya akan terus meningkatkan kualitas latihan, menjaga performa, serta memperkuat mental bertanding.

“Setelah ini saya tetap fokus latihan, menjaga performa dan terus meningkatkan kemampuan. Buat saya, medali emas ini bukan akhir, tetapi menjadi motivasi untuk mengejar prestasi yang lebih tinggi lagi,” pungkasnya.

Prestasi Vero menjadi salah satu bukti potensi besar yang dimiliki atlet biliar Sulawesi Utara. Dengan pembinaan dan dukungan yang semakin baik ke depan, peluang untuk kembali mencetak prestasi di tingkat nasional maupun ajang yang lebih tinggi terbuka semakin lebar.

Saya Berharap kedepan KONI SULUT, PEMPROV SULUT  dan POBSI SULUT, bisa lebih serius dalam melakukan pembinaan atlet. Karena saya yakin masih banyak atlet billiar Sulut yang punya potensi. kalau pembinaannya baik dan diberikan kesempatan serta dukungan yang cukup, saya yakin akan lebih banyak lagi pebiliar Sulut yang bisa berprestasi di kancah nasional.

Menurut Vero, perhatian terhadap atlet tidak seharusnya hanya diberikan ketika mereka berhasil meraih prestasi. Pembinaan harus dimulai dari proses latihan,penyediaan fasilitas, pendampingan pelatih,hingga dukungan ketika atlet mengikuti kejuaraan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *