KotamobaguSulutkita.com–Penjabat Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib (WG), bersama Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat (RVM), secara resmi menyambut Kunjungan Kerja (Kunker) Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, di Kota Kotamobagu pada Jumat (08/05/2026).
Kunjungan ini dipandang sebagai langkah strategis dalam memperkuat koordinasi lintas sektor, terutama terkait stabilitas keamanan di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR).
Rombongan Menhan RI tiba di Kotamobagu dengan menggunakan helikopter TNI AU. Setibanya di lokasi, Sjafrie Sjamsoeddin bersama jajaran petinggi militer langsung bertolak menuju Markas Yonif TP 868/Bantong Sakti yang berlokasi di kawasan Bukit Ilongkow, Kelurahan Kotobangon.
Peninjauan ini bertujuan untuk melihat langsung kesiapan personel dan alutsista di satuan tempur, memperkuat sistem pertahanan wilayah di gerbang selatan Sulawesi Utara, dan memastikan sinkronisasi agenda pertahanan nasional dengan kondisi riil di daerah.
Dalam agenda ini, Menhan didampingi oleh pejabat teras militer, termasuk Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Pangdam XIII/Merdeka, serta sejumlah pejabat eselon strategis dari Mabes TNI dan Kemenhan.
Wali Kota Weny Gaib mengungkapkan rasa bangga dan kehormatannya atas perhatian besar pemerintah pusat terhadap Kota Kotamobagu.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu, kami mengucapkan selamat datang di Bumi Totabuan kepada Bapak Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Wakil Panglima TNI,” ujar Weny.
Ia berharap, kehadiran pucuk pimpinan pertahanan negara ini mampu memberikan dampak positif bagi stabilitas dan pembangunan di daerah.
“Kunjungan ini adalah kehormatan besar. Kami berharap sinergi antara pusat dan daerah semakin erat, demi menjaga persatuan serta menjamin keamanan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah BMR,” tambahnya.
Kunker ini menarik perhatian besar dari masyarakat setempat. Selain menjadi simbol penguatan militer, kehadiran Menhan menegaskan bahwa Bolaang Mongondow Raya (BMR) memiliki posisi geopolitik yang penting dalam mendukung ketahanan nasional.
Hadir pula dalam penjemputan tersebut unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta petinggi TNI dan Polri di wilayah Sulawesi Utara.(BM/*)







