Roboh ke Rumah Warga, Pemkot Kotamobagu Tindak Lanjut Pohon Rawan Tumbang 

KotamobaguSulutkita.com–Insiden patahnya ranting pohon yang menimpa sepeda motor warga di Jalan S. Parman, Kelurahan Kotamobagu, Selasa (29/09/2026), memicu kekhawatiran warga terkait keamanan pepohonan di sepanjang ruang publik dan jalur protokol Kota Kotamobagu.

​Kekhawatiran masyarakat semakin beralasan setelah kejadian serupa terulang di kawasan Lapangan Kotamobagu sekitar pukul 15.00 WITA. Ranting pohon berukuran sedang patah secara mendadak dan nyaris mengenai warga yang tengah beraktivitas.

Meski tidak ada korban jiwa, dua peristiwa berturut-turut ini memicu desakan agar pemerintah daerah segera mengambil tindakan preventif.

​Menanggapi keluhan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kotamobagu, Sahaya Subagio Mokoginta, menyatakan pihaknya langsung bergerak melakukan evaluasi kondisi pemeliharaan ruang terbuka hijau.

“Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, ini menjadi peringatan tegas bagi pemerintah bahwa keselamatan masyarakat di ruang publik adalah hal yang wajib diprioritaskan,” tegas Sahaya.

Ia menjelaskan, Pemkot Kotamobagu saat ini tengah mengevaluasi dan menata keberadaan pohon-pohon rindang di berbagai titik strategis, termasuk di sepanjang Jalur Dua Paloko Kinalang.

”Pohon yang dari hasil pemeriksaan teknis terbukti lapuk atau berpotensi membahayakan langsung ditebang sebagai antisipasi. Namun, penebangan dilakukan secara selektif. Pohon yang masih sehat dan aman akan tetap dipelihara demi menjaga fungsi penghijauan kota,” tambahnya.

Sahaya menekankan bahwa penanganan vegetasi kota akan disesuaikan dengan tingkat risiko dan lokasi lalu lalang warga. Pemerintah kota juga mengimbau peran aktif masyarakat untuk melaporkan jika menemukan dahan atau pohon yang tampak rapuh.

”Jika melihat ada pohon atau ranting yang rawan tumbang, segera laporkan ke dinas terkait atau aparat kelurahan setempat agar bisa langsung kami tindak lanjuti,” pungkasnya.(BM/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *