Dihadiri Gus Halim Iskandar, DPW PKB Sulut Resmi Dikukuhkan, Yusra Tegaskan Kokoh Bersama Koalisi Pemerintah 

Pengurus DPW PKB Sulut saat resmi dikukuhkan disalah satu hotel di Kota Manado.

ManadoSulutkita.com–Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Utara resmi dikukuhkan dalam rangkaian kegiatan Pengukuhan Pengurus, Orientasi Politik, dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) yang digelar di Swiss-Belhotel Maleosan Manado, Senin (30/3).

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari hingga 31 Maret 2026 ini, dihadiri jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Viktor Mailangkay, unsur Forkopimda, perwakilan partai politik, organisasi masyarakat, termasuk Wakil Bupati Bolaang Mongondow.

Dalam amanat Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar yang disampaikan oleh Abdul Halim Iskandar, ditegaskan bahwa pengukuhan pengurus bukan sekadar seremoni, melainkan penegasan arah perjuangan politik PKB ke depan.

“PKB harus menentukan posisinya, apakah menjadi partai biasa atau menjadi kekuatan politik yang benar-benar hadir dan mengabdi untuk rakyat,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa kader PKB harus menjadikan politik sebagai sarana solusi atas persoalan rakyat. Di tengah tantangan global seperti ketidakpastian ekonomi, perubahan iklim, hingga menurunnya kepercayaan publik terhadap politik, PKB dituntut tampil sebagai kekuatan yang memberi harapan.

Lebih lanjut, Ketua Umum menegaskan tiga karakter utama yang harus dimiliki kader PKB, yakni sebagai politisi, pemimpin, dan negarawan. Selain itu, penguatan struktur hingga ke akar rumput melalui konsolidasi organisasi menjadi hal yang mutlak dilakukan.

“PKB tidak cukup hanya menjadi peserta pemilu, tetapi harus menjadi pemimpin perubahan,” lanjutnya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Wakil Gubernur Viktor Mailangkay dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi PKB dalam proses demokrasi di daerah.

“Sinergi antara partai politik dan pemerintah merupakan kunci percepatan pembangunan daerah menuju Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia berharap momentum pengukuhan dan Muskerwil ini mampu mendorong PKB menjadi partai yang semakin solid dan progresif, serta menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya petani, nelayan, pelaku UMKM, dan generasi muda di era transformasi digital.

“Pemerintah Provinsi juga menekankan pentingnya peran PKB dalam menjaga keutuhan bangsa, memperkuat moderasi beragama, serta merawat kerukunan yang menjadi ciri khas masyarakat Sulawesi Utara,”tandas Wagub.

Di sisi lain, Ketua DPW PKB Sulawesi Utara Yusra Alhabsyi menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Ketua Umum kepada dirinya dan seluruh jajaran pengurus periode 2026–2031.

“Kepercayaan ini adalah amanah kolektif yang harus kami jalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami berkomitmen menjadikan PKB Sulawesi Utara sebagai partai yang modern, terbuka, dan dekat dengan rakyat,”ungkapnya.

Menurut Bupati Bolmong ini, kepercayaan tersebut merupakan amanah kolektif yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dalam mengaktualisasikan program dan arah perjuangan partai di daerah.

Yusra menjelaskan bahwa pengukuhan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mendorong PKB menjadi partai politik yang modern dan taat pada AD/ART.

“Dikesempatan ini kami menegaskan pentingnya penguatan struktur hingga ke tingkat DPAC di 15 kabupaten/kota di Sulawesi Utara. Meski dihadapkan pada keterbatasan kader dan sumber daya, kita optimistis PKB dapat berkembang melalui kerja nyata,”ucap Yusra.

Dalam konteks politik daerah, Yusra menegaskan komitmen PKB untuk terus menjaga sinergi dengan partai koalisi yang telah bersama memenangkan Pilgub Sulawesi Utara.

“Sinergi dengan partai koalisi harus terus dijaga demi stabilitas politik dan pembangunan daerah,”tandasnya.(Ian/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *