Bukti Bersinergi dengan Program Prioritas Presiden, Bupati Minut Joune Ganda Resmi Buka MPLS SNT Tahun Ajaran Baru

Bupati Minut Joune Ganda saat resmi membuka MPLS SNT tahun ajaran 2026/2027.

MinutSulutkita.com–Komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) terhadap dunia pendidikan dalam hal ini Bupati Joune Ganda patut diancungi jempol.

Hal ini terbukti saat Sekretaris Jenderal (Sekjed) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) itu membuka secara langsung Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 4 Minahasa Utara dan SNT 13 Bolaang Mongondow, Senin (10/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Peningkatan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Utara di Pineleng itu menjadi momentum dimulainya tahun ajaran 2026/2027 bagi peserta didik baru SNT.

Turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Sulut Denny Mangala mewakili Gubernur Sulut, Wakil Bupati Bolaang Mongondow Doni Lumenta, Kepala Dinas Pendidikan Sulut Jahja P. Rondonuwu, Kepala BPMP Sulut Febri H.J. Dien, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, para kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan SNT.

Bupati Minut Joune Ganda mengatakan pembukaan MPLS tersebut menjadi bagian penting sekaligus bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara bersama Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dalam mendukung pelaksanaan program strategis Presiden Prabowo Subianto melalui pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi.

“Ini satu kebanggaan, prestasi serta wujud sinergitas Pemkab Minut dengan pemerintah pusat dan Provinsi Sulut, khususnya BPMP,” ujar Joune Ganda.

Ia juga berpesan kepada peserta didik baru, agar memanfaatkan MPLS untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun pertemanan, menghormati guru, serta berani memiliki cita-cita setinggi mungkin.

“Jadikan setiap hari di sekolah sebagai kesempatan untuk belajar, berkreasi, dan mengembangkan bakat yang Tuhan anugerahkan kepada kalian,” kata Joune Ganda.

Ia juga mengajak kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan dan orang tua membangun kolaborasi yang harmonis antara sekolah, keluarga dan masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk membantu anak mengenali potensi diri, beradaptasi dengan lingkungan belajar, serta tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter dan berprestasi.

“Semoga kegiatan ini menjadi awal yang indah dalam perjalanan pendidikan kalian, sekaligus menjadi fondasi lahirnya generasi Minahasa Utara dan Bolaang Mongondow yang unggul, berkarakter, berdaya saing dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Minut Jofieta N. Supit mengatakan, pada 2026 hanya Kabupaten Minahasa Utara dan Kabupaten Bolaang Mongondow di Sulawesi Utara yang memenuhi syarat untuk penyelenggaraan SNT.

Khusus SNT 4 Minahasa Utara, dari 120 calon peserta didik yang mendaftar, sebanyak 40 siswa dinyatakan lolos seleksi. Mereka kemudian dibagi dalam dua rombongan belajar, masing-masing berisi 20 siswa.

“Patut disyukuri dan menjadi kebanggaan, 40 siswa ini menjadi angkatan pertama Sekolah Nasional Terintegrasi,” ujar Jofieta.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan penuh Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung.(fjr/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *