KotamobaguSulutkita.com–Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) menegaskan komitmennya dalam memperkuat perlindungan bagi perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan.
Langkah strategis ini diwujudkan melalui Rapat Koordinasi dan Kerja Sama Lintas Organisasi Perempuan yang digelar di Aula Rumah Dinas (Rudis) Wali Kota Kotamobagu, Kamis (02/07/2026).
Dalam sambutan, Ketua TP PKK Kota Kotamobagu menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para ketua dan pengurus organisasi perempuan yang memadati Aula Rudis Wali Kota pada Kamis pagi tersebut. Menurutnya, kehadiran seluruh elemen ini bukan sekadar pemenuhan undangan formal, melainkan wujud nyata komitmen moral dan sosial bersama.
Ketua TP PKK menekankan bahwa isu kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak boleh lagi dipandang sebelah mata sebagai persoalan individu atau internal keluarga saja.
“Ini adalah persoalan sosial yang memerlukan perhatian dan penanganan bersama secara serius. Dampak dari kekerasan tidak hanya meninggalkan luka fisik yang terlihat, melainkan juga trauma psikologis mendalam yang berkepanjangan dan dapat mengancam masa depan korban,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa dampak buruk kekerasan berpotensi besar mengganggu tumbuh kembang anak, menurunkan kualitas hidup, hingga memicu rantai permasalahan sosial baru di tengah masyarakat.
Mengingat pentingnya langkah pencegahan, TP PKK mendorong agar upaya ini dilakukan secara terintegrasi melalui kolaborasi lintas sektor. Sinergi ini diharapkan melibatkan unsur pemerintah, organisasi perempuan, lembaga masyarakat, dunia pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga warga secara luas.
Dalam ekosistem ini, organisasi perempuan dinilai memegang peranan yang sangat strategis sebagai mitra kerja pemerintah. Peran utamanya meliputi pemberian edukasi, pendampingan, serta penguatan ketahanan keluarga sebagai benteng pertama dalam pembentukan karakter anak.
“Kita mungkin berangkat dari latar belakang organisasi, program, dan pendekatan yang berbeda-beda. Namun, sejatinya kita memiliki satu tujuan yang sama, yaitu menghadirkan perlindungan, rasa aman, serta masa depan yang lebih baik bagi perempuan dan anak di Kotamobagu,” imbuhnya.
Melalui momentum rapat koordinasi yang diselenggarakan di Aula Rudis Wali Kota ini, diharapkan terbentuk kolaborasi yang jauh lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan. Kekuatan kolektif dari organisasi yang bergerak bersama diyakini akan membawa dampak yang jauh lebih masif dibandingkan bergerak secara mandiri.
Di akhir sambutan, Ketua TP PKK mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan gerakan perlindungan perempuan dan anak ini sebagai gerakan bersama.
“Ketika perempuan terlindungi dengan baik dan anak-anak kita tumbuh di lingkungan yang aman, sehat, dan nyaman, maka sejatinya kita sedang mempersiapkan dan membangun generasi masa depan daerah yang berkualitas serta berdaya saing tinggi,” pungkasnya.
Apresiasi tinggi juga disampaikan kepada jajaran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kotamobagu serta seluruh pihak yang telah mendukung penuh pelaksanaan kegiatan rapat koordinasi ini hingga berjalan dengan lancar.(BM/*)







