SitaroSulutkita.com–Krisis air bersih akibat kemarau panjang mulai dirasakan oleh warga kabupaten Kepulauan Sitaro yang bermukim di dataran tinggi.
Terkait hal ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) bergerak cepat secara maraton memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah.
Dengan menggunakan armada Damkar dan Armada PUPRKP dan Armada tambahan dari beberapa OPD dikerahkan setiap hari ke setiap titik di wilayah Sitaro.
Tak lepas pula bantuan dari armada PDAM turut serta menanggulangi kebutuhan air bersih.
Sementara armada Damkar BPBD setiap ret mendistribusikan dengan kapasitas 3.000 liter, PUPRKP mendistribusikan setiap ret dengan armada berkapasitas 4.000 liter, sedangkan PDAM setiap retnya mendistribusikan 3.000 liter.
Plt Bupati Sitaro Heronimus Makainas SE.MM melalui Pj Sekretaris Daerah Drs Eddy Salindeho M.Si menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan perangkat daerah untuk memastikan pemenuhan kebutuhan air bersih.
“Kita akan terus memastikan agar seluruh masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih agar bisa mendapatkan bantuan. Pemerintah juga berharap masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan menghemat persediaan air, terutama selama kondisi cuaca kering masih berlangsung,”jelas Pj Sekda Sitaro.(Charles Dauhan/*)







