Dorong Modernisasi, Wali Kota Bitung Hengky Honandar Lirik Teknologi Drone Pertanian di Arena PENAS Gorontalo

Wali Kota Bitung Hengky Honandar SE saat melihat secara langsung penggunaan drone pertanian di PENAS Gorontalo.

BitungSulutkita.com–Aklerasi pengembangan sektor pertanian ke arah modernisasi menjadi lirikan tersendiri Wali Kota Bitung Hengky Honandar SE di arena PENAS XVII Gorontalo. Pasalnya, berbagai teknologi modern diperagakan di tempat tersebut.

Pemkot Bitung menilai teknologi kebaruan dalam meningkatkan produksifitas pangan di daerah tersebut menjadi keharusan.

Dalam kunjungan pada hari ke empat pelaksanaan PENAS XVII, Wali Kota Hengky Honandar bersama jajaran Pemerintah Kota Bitung melihat langsung sejumlah inovasi pertanian modern yang dipamerkan peserta dari berbagai daerah. Salah satu yang menjadi perhatian adalah drone pertanian berbasis teknologi cerdas.

Drone tersebut dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari penyemprotan pestisida, pemupukan, pemetaan lahan, pemantauan kondisi tanaman, hingga mendukung distribusi logistik pertanian secara lebih cepat dan presisi.

Hengky Honandar mengatakan, modernisasi pertanian perlu terus didorong agar daerah mampu menghadapi tantangan perubahan iklim, keterbatasan tenaga kerja produktif, serta kebutuhan peningkatan produksi pangan.

“Pertanian masa depan harus bertumpu pada inovasi dan teknologi. Kita tidak bisa terus mengandalkan pola-pola lama jika ingin meningkatkan produktivitas dan daya saing,” kata Hengky di arena PENAS XVII, Limboto.

Menurut dia, pemanfaatan teknologi seperti drone menunjukkan bahwa sektor pertanian terus bergerak menuju sistem yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.

Karena itu, pemerintah daerah perlu membuka diri terhadap perkembangan teknologi agar tidak tertinggal dalam transformasi pertanian.

Kunjungan Pemerintah Kota Bitung ke PENAS XVII, lanjut Hengky, tidak hanya untuk menghadiri agenda nasional, tetapi juga menjadi kesempatan menyerap pengetahuan dan mencari inovasi yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan daerah.

“PENAS menjadi ruang belajar yang penting. Kami melihat langsung bagaimana teknologi dapat menjawab berbagai persoalan pertanian. Pengetahuan seperti ini harus dibawa pulang dan menjadi inspirasi bagi pengembangan pertanian di Kota Bitung,” ujarnya.

Dalam peninjauan itu, Hengky didampingi Ketua TP PKK Kota Bitung Ellen Honandar Sondakh, Kepala BKPSDMD Kota Bitung Give R. Mose, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bitung Steven Prok, Ketua KTNA Kota Bitung Lily Kadeke, serta para penyuluh pertanian.

Selain drone pertanian, rombongan juga mengunjungi sejumlah stan yang menampilkan benih unggul, inovasi agribisnis, teknologi pascapanen, alat dan mesin pertanian, serta produk unggulan dari kementerian, lembaga penelitian, perguruan tinggi, dan pelaku usaha tani.

PENAS XVII menjadi ajang pertemuan petani, nelayan, penyuluh, akademisi, pelaku usaha, serta pemerintah dari berbagai wilayah di Indonesia.

Forum tersebut dimanfaatkan Pemerintah Kota Bitung untuk memperluas jejaring dan membuka peluang kolaborasi dalam mendukung ketahanan pangan daerah.(fjr/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *