KotamobaguSulutkita.com–Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Kotamobagu menggelar peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tahun 2026 pada Rabu (10/06/2026).
Acara yang berlangsung khidmat ini dirangkaikan dengan Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan se-Kota Kotamobagu, serta Pengukuhan Revisi Surat Keputusan Pengurus TP-PKK Kota Kotamobagu.
Dalam sambutannya, Ketua TP-PKK Kota Kotamobagu, Ny. Rindah Gaib Mokoginta, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada jajaran pengurus yang baru saja dilantik. Beliau berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab untuk menggerakkan roda organisasi.
“Semoga amanah yang telah dipercayakan untuk menjalankan roda organisasi ini, dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya serta dengan penuh rasa tanggung jawab,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Ny. Rindah Gaib Mokoginta juga membacakan sambutan tertulis Ketua Umum TP-PKK Nasional, Ny. Tri Tito Karnavian. Peringatan HKG yang rutin dilaksanakan setiap tanggal 4 Maret ini ditegaskan bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum untuk meneguhkan komitmen dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK guna mendukung kebijakan pembangunan pemerintah.
Tahun ini, HKG PKK ke-54 mengangkat tema strategis: “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita Wujudkan Indonesia Emas 2045”. Tema ini mengisyaratkan bahwa gerakan PKK harus kembali ke jati dirinya, menjadikan keluarga sebagai fondasi utama pemberdayaan masyarakat. PKK memosisikan diri sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan program pembangunan berbasis keluarga yang berkelanjutan dan berkeadilan.
Lebih lanjut, dalam sambutan nasional yang dibacakan, ditekankan pentingnya pelaksanaan program kerja secara terpadu dan berkelanjutan. Terpadu berarti setiap kelompok kerja tidak berjalan sendiri-sendiri melainkan saling mendukung, sementara berkelanjutan berarti program dilaksanakan secara konsisten demi dampak jangka panjang bagi kualitas hidup keluarga.
“Keluarga adalah unit terkecil masyarakat, tetapi memiliki peran terbesar dalam membentuk kualitas dan karakter suatu bangsa. Di dalam keluargalah nilai-nilai Pancasila ditanamkan, pendidikan pertama diberikan, kesehatan dijaga, dan ketahanan pangan dibangun,” sebut Ny. Rindah Gaib Mokoginta saat membacakan sambutan Ketua Umum.
Saat ini, kepercayaan berbagai pihak terhadap PKK terus meningkat. Di tingkat pusat, TP-PKK telah menjalin kerja sama dan Nota Kesepahaman (MoU) dengan berbagai instansi penting, di antaranya Kementerian Kesehatan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Badan Pangan Nasional (Bapanas), serta Badan Narkotika Nasional (BNN).
Menghadapi berbagai tantangan regional maupun nasional, termasuk situasi bencana yang melanda masyarakat di sejumlah wilayah, peran kader PKK dituntut semakin nyata. Ny. Rindah Gaib Mokoginta mengingatkan bahwa kehadiran organisasi ini harus mampu menjadi kekuatan sosial yang menumbuhkan empati, solidaritas, dan dukungan moral langsung bagi keluarga-keluarga yang terdampak.
“Inilah wujud nyata bahwa kader PKK hadir dan siap berdiri bersama masyarakat. Dengan demikian, peringatan HKG benar-benar menjadi momentum kebersamaan yang sarat makna, bukan hanya dirayakan, tetapi dijalankan; bukan hanya diperingati, tetapi dihidupi dalam kerja nyata yang menyentuh masyarakat secara langsung,” tegasnya.
Mengakhiri sambutan pembacaan tersebut, beliau mengajak seluruh kader untuk memposisikan momentum HKG ke-54 ini sebagai ajang mempererat kebersamaan dan meneguhkan semangat pengabdian. Melalui konsistensi penguatan 10 Program Pokok PKK dan penyelarasan target Asta Cita, kontribusi PKK diyakini akan menjadi pilar penting dalam mengawal perwujudan Indonesia Emas 2045.(BM/*)







