Wali Kota Weny Gaib dan Wawali Rendi Mangkat Bersamai Kajati Sulut Tinjau Progres MBG di SMPN 5 Kotamobagu 

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kotamobagu saat mendampingi Kajati Sulut meninjau MBG.

KotamobaguSulutkita.com–Kepala SMP Negeri 5 Kotamobagu, Ibu Hasbiah Mando, menerima kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara Jacob Hendrik Pattipeilohy, SH,. MH,. bersama Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M, Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung efektivitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan sekolah. Kamis, 07/05/2026.

Dalam kesempatan tersebut, Hasbiah Mando memberikan penjelasan mendalam mengenai dampak positif program nasional ini bagi para siswanya. Ia menegaskan bahwa pihak sekolah sangat bersyukur atas perhatian langsung dari jajaran pimpinan daerah dan penegak hukum.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah. Kehadiran Bapak Kajati dan Bapak Wali Kota hari ini sangat berarti untuk meninjau langsung bagaimana program dari Bapak Presiden Prabowo ini menyentuh siswa kami,” ujar Hasbiah.

Hasbiah mengungkapkan bahwa SMPN 5 Kotamobagu telah menjadi garda depan dalam implementasi MBG. Sejak dimulainya program pada November 2025, penyaluran makanan bergizi bagi siswa dilaporkan berjalan tanpa hambatan teknis yang berarti.

“Alhamdulillah, sudah sekitar enam bulan berjalan sejak November 2025 hingga Mei 2026 ini, semuanya lancar-lancar saja. Belum ada kendala dalam penyalurannya,” ungkapnya di hadapan rombongan.

Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M, memberikan catatan khusus mengenai standar gizi makanan. Sebagai seorang tenaga medis, dr. Weny menekankan bahwa kualitas bahan baku harus menjadi prioritas utama.

“Tujuan utama kita adalah kesehatan siswa. Saya meminta Kepala Sekolah dan seluruh tim pengawas untuk memastikan standar nutrisi terpenuhi agar perkembangan fisik dan konsentrasi belajar anak-anak tetap optimal,” tegas Wali Kota.

Kunjungan yang berlangsung pada hari Kamis ini juga menghasilkan kesepakatan terkait jalur pelaporan yang lebih singkat. Kajati Sulut dan Wali Kota meminta pihak sekolah untuk tidak ragu melaporkan jika ditemukan anomali atau kekurangan dalam distribusi.

“Pesan dari Pak Wali Kota dan Pak Kajati sangat jelas, jika ke depan ada hambatan, kami diminta segera melapor langsung agar bisa cepat ditindaklanjuti,” tutup Hasbiah.

Kunjungan ini diakhiri dengan pemantauan langsung di area distribusi makanan untuk memastikan kondisi riil di lapangan sesuai dengan laporan yang disampaikan.(BM/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *