SitaroSulutkita.com–Kabupaten Kepulauan Sitaro mengalami pemadaman aliran listrik disejumlah wilayah oleh PLN, Kamis (29/10/2026). Hal ini menjadi polemik di masyarakat.
Pasalnya, kurang lebih tiga hari ULP Siau mengadakan pemadaman secara beruntun. Hal ini memicu kemarahan bahkan tanggapan pedas dari masyarakat
Chandra Rivelino Sahabat selaku team leader teknik pada ULP Siau menyampaikan bahwa pemadaman yang dilakukan tidak ada unsur kesengajaan. Kata dia, ini dilakukan untuk mengantisipasi kekurangan stok BBM yang ada di ULP Siau.
Ia menjelaskan, keterlambatan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) oleh pihak penyedia, yang berdampak pada keterbatasan stok BBM di PLTD Ondong. Sehingga PLN ULP Siau melakukan penyesuaian pasokan listrik melalui pemadaman secara bergilir sesuai dengan ketersediaan BBM.
“Ini bukan disengajakan, tetapi Pertamina mengalami kekosongan BBM akibat terlambatnya loading kapal pemasok BBM sandar di pelabuhan Bitung, sehingga penyaluran untuk BBM disetiap wilayah kepulauan ikut terdampak,”ungkapnya.
Lanjutnya, hari ini dipastikan kapal penyalur untuk wilayah Siau sudah bisa sandar di pelabuhan Pehe. Pihaknya, berusaha semaksimal mungkin agar segera mengisi pasokan BBM di ULP secepatnya akan pemadaman ini tidak berkelanjutan.
“Terkait belakangan ini sering terjadi pemadaman, itu dilakukan untuk menghadapi hari raya besar keagamaan. Sehingga ULP Siau mengadakan perbaikan dan pergantian peralatan secara keseluruhan agar pasokan listrik nantinya tidak akan mengalami kendalana seperti tahun-tahun sebelumnya,”bebernya.
Sementara itu, salah satu kapten kapal penyalur BBM ke wilayah Kepulauan Siau Wandris Gaspar menepis isu bahwa terjadi manipulasi bahkan penjualan minyak secara sepihak oleh kepala ULP Siau.
“Itu tidak benar. Sekarang ini semua sudah masuk di sistem mulai kapal muat di pertamina sampai droping ke titik di kepulauan. Jangankan 20 kilo liter yang ditudujkan diambil 1 liter saja kurang sudah tidak sesuai dengan BBM yang dimuat, secara otomatis di sistem untuk pembayaran ke pihak transportir pasti bermasalah,”tegas Gaspar.
Berdasarkan informasi terbaru, kapal pengangkut BBM diperkirakan tiba di Pelabuhan Pehe Siau pada Kamis, 29 Oktober 2026 pukul 16.00 wita.
PLN ULP Siau terus berkoordinasi dan mengupayakan agar seluruh proses dapat berjalan secepat mungkin sehingga pasokan listrik berangsur kembali normal.(Charles Dauhan/*)








