MinutSulutkita.com— Ada hal menarik dalam pelantikan pengurus Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Kabupaten Minahasa Utara, kemarin. Di antara barisan pengurus DPAC Kalawat, tampak sosok Andika Djosari, salah satu dari 4 warga Sulawesi Utara yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan berhasil dipulangkan 10 Desember 2025 melalui upaya H. Sarhan Antili, Sekretaris DPW PKB Sulawesi Utara, dengan difasilitasi Anggota DPR RI dari PKB.
Kehadiran Andika dalam barisan pengurus DPAC PKB Kalawat menjadi kisah tersendiri. Setelah melewati pengalaman sulit sebagai korban TPPO, kini ia mengambil bagian dalam perjuangan politik melalui PKB.
Upaya pemulangan Empat warga Sulawesi Utara tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Dalam proses itu, H. Sarhan Antili, SE sekaligus Sekwil DPW PKB Sulawesi Utara berperan dalam mengupayakan pemulangan, dengan dukungan fasilitasi dari anggota DPR RI dari PKB Zainul Munasichin.

Kini, kehadiran Andika Djosari di tengah barisan pengurus DPAC PKB Kalawat menghadirkan pesan bahwa perjuangan seseorang tidak berhenti pada pengalaman pahit yang pernah dialaminya. Setiap orang memiliki kesempatan untuk bangkit, mengambil peran, dan memberikan kontribusi bagi masyarakat. ujar H. Sarhan
Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa politik tidak semata-mata berbicara tentang kekuasaan dan jabatan. Lebih dari itu, politik harus mampu menghadirkan kepedulian, memberikan manfaat, serta membuka ruang bagi masyarakat untuk terlibat dalam perjuangan bersama.
Bagi PKB, kehadiran kader di tengah masyarakat harus diwujudkan melalui kerja nyata. Semangat “Politik Kehadiran” menjadi pengingat bahwa partai harus hadir bukan hanya saat membutuhkan dukungan rakyat, tetapi juga ketika masyarakat menghadapi persoalan dan membutuhkan pertolongan. ujar H. Sarhan Antili
Bergabungnya Andika Djosari dalam barisan DPAC PKB Kalawat menjadi gambaran bahwa perjuangan untuk bangkit dapat berlanjut menjadi semangat untuk mengabdi dan Menebar kebermanfaatan.
PKB Hadir Melayani. Dari kepedulian menjadi perjuangan, dari pertolongan menuju pengabdian. (ian)*








