KotamobaguSulutkita.com–Pemerintah Kota Kotamobagu resmi meluncurkan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026. Langkah strategis ini diawali dengan sosialisasi dan pencanangan tiga desa di Kecamatan Kotamobagu Timur, yakni Desa Moyag, Desa Moyag Tampoan, dan Desa Moyag Todulan.
Acara yang berlangsung di Kantor Kecamatan Kotamobagu Timur pada Selasa (19/5/2026) ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi dan selamat kepada para sangadi (kepala desa), perangkat desa, serta masyarakat di tiga desa tersebut atas terpilihnya mereka sebagai pelopor Desa Cantik di Kotamobagu.
“Alhamdulillah, kita semua dapat hadir dalam rangka pencanangan Desa Moyag, Desa Moyag Tampoan, dan Desa Moyag Todulan sebagai Desa Cinta Statistik Tahun 2026,” ujar Rendy.
Rendy menjelaskan bahwa program Desa Cantik yang diinisiasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) ini merupakan terobosan penting. Program ini fokus pada peningkatan kapasitas aparatur desa dalam mengelola dan memanfaatkan data statistik secara mandiri.
Menurutnya, akurasi data adalah kunci utama agar roda pembangunan berjalan efektif dan efisien.
“Dengan adanya kemampuan aparatur pemerintah desa dalam memahami, mengelola, dan memanfaatkan data statistik, maka pelaksanaan berbagai program pembangunan akan lebih tepat sasaran,” tegas Rendy.
Ia menambahkan, kebijakan yang didasari oleh data valid dan mutakhir akan menghasilkan output yang jauh lebih berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.
Guna memastikan program ini berjalan sukses, Wakil Wali Kota menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan pihak kecamatan untuk tidak tinggal diam. Ia meminta adanya kolaborasi lintas sektor untuk mengawal penguatan tata kelola data ini.
“Kepada camat dan seluruh OPD terkait, saya instruksikan untuk memberikan dukungan penuh serta bersinergi dengan BPS Kota Kotamobagu,” perintahnya.
Di akhir arahannya, Rendy menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota Kotamobagu untuk selalu hadir mendampingi pemerintah desa dalam setiap inovasi positif.
“Jangan biarkan desa berjalan sendiri. Pemerintah Kota Kotamobagu siap hadir dan mendukung setiap inisiatif yang berdampak positif bagi seluruh masyarakat di daerah ini,” pungkas Rendy.(BM/*)







