Di Tengah Keterbatasan Anggaran, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda Tunaikan Dana Duka Sebanyak 253 Penerima 

Bupati Minahasa Utara Joune Ganda saat menyerahkan dana duka kepada keluarga penerima.

MinutSulutkita.com–Komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) terhadap kemaslahatan masyarakat terus ditunaikan. Salah satunya program dana duka yang sudah dilakukan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin W Lotulung sejak menjabat dari periode pertama.

Kali ini tak tanggung-tanggung, santunan dana duka sebanyak 253 keluarga menerima secara langsung dana duka yang diserahkan Bupati Minahasa Utara Joune Ganda di Pendopo kantor Bupati, Selasa (28/4/26).

Hal ini tentunya membuktikan kepedulian Pemkab Minahasa Utara terhadap duka yang dialami warganya. Meskipun tak banyak, namun santunan sebagai bentuk rasa duka yang juga turut dirasakan pemerintah terhadap masyarakatnya.

“Hari ini saya melakukan tranfer, pemberian bantuan sosial berupa dana duka yang biasa sudah menjadi program unggulan dari Pemkab Minut,” ujar Bupati.

Bupati mengatakan, meski di tengah keterbatasan kemampuan fiskal, namun pemerintah kabupaten Minut terus mengupayakan program yang menyentuh langsung ke masyarakat.

“Bantuan yang diberikan langsung ke masyarakat, terus kita jalankan bahkan terus meng upgrade atau memperbaiki metodenya, sehingga tadi saya sudah melakukan klik untuk mentransfer bantuan tersebut ke rekening masing – masing,” ujar Bupati.

Dengan tranfer dana duka ke rekening masing – masing kata bupati, untuk menghindari hal – hal yang bersifat tunai.

“Ini kita harapkan, akan mengurangi adanya penyimpangan. Namun demikian kita harapkan para penerima dana duka, dapat menyiapkan rekening sesuai persyaratan. Dengan demikian, semua yang memenuhi syarat dari 253 penerima, sudah langsung kita tranfer dan masuk ke rekening masing – masing,”ungkap Bupati.

Selain itu kata bupati, ada hal penting lain akan dikembangkan sesuai arahan pemerintah pusat, bahwa penerima bantuan itu akan dikelompokan lagi berdasarkan orang yang layak dibantu.

“Jadi, untuk ke depan kita akan mengikuti pola itu. Dari dinas sosial kita, misalnya bantuan yang diberikan berupa santunan dana duka, akan diberikan kepada kelompok masyarakat yang memang benar – benar layak untuk dibantu,”pungkas Bupati dua periode itu.(fjr/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *