Capai Angka 113 Persen, Sensus Ekonomi di Kotamobagu Lewat Batas Target, Wali Kota Sambut Positif 

Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib saat bersama BPS.

KotamobaguSulutkita.com–Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, menerima kunjungan kerja (kunker) dari tim Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Biro Ekonomi Sekretariat Daerah Provinsi Sulut, serta BPS Kotamobagu, Jumat (21/08/2026).

​Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Wali Kota ini beragendakan monitoring dan evaluasi (monev) terkait progres pendataan Sensus Ekonomi serta koordinasi pengendalian stabilitas daerah.

​Kepala BPS Provinsi Sulut, dr. Watekhi, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Kota Kotamobagu dalam memfasilitasi jalannya pendataan di lapangan.

​”Sebagai pihak yang memotret evaluasi pembangunan, kami berkoordinasi langsung dengan pemerintah daerah. Progres Sensus Ekonomi di Kotamobagu berjalan sangat lancar. Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Pak Wali Kota,” ujar Watekhi.

​Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Ekonomi Setda Provinsi Sulut, Reza Dotulung, yang hadir mewakili Gubernur Sulut Yulius Selvanus, mengapresiasi capaian pendataan pelaku usaha di Kotamobagu yang melampaui target awal.

“Capaian pendataan di Kotamobagu sangat luar biasa karena melampaui target hingga 113 persen dari angka pendahuluan. Meski demikian, masih ada beberapa desa dan kelurahan yang belum genap 100 persen. Kami berharap dalam sepekan ke depan pemerintah daerah dapat membantu memaksimalkan pengumpulan data tersebut,” ungkap Reza.

Selain membahas sensus ekonomi, Reza membeberkan hasil evaluasi penertiban antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Solar. Langkah sinergis antara Pemprov Sulut, Polda Sulut, dan Kodam XIII/Merdeka terbukti efektif mengurai penumpukan kendaraan.

”Upaya penertiban yang ditindaklanjuti bersama TNI-Polri telah membuahkan hasil. Dalam seminggu terakhir, aktivitas distribusi BBM di setiap SPBU sudah kembali normal,” tambahnya.

Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, menyambut positif hasil evaluasi tersebut. Menurutnya, lonjakan capaian pendataan hingga 115 persen mengindikasikan iklim usaha di wilayahnya tumbuh pesat.

”Alhamdulillah, hasil audiensi menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi di Kotamobagu melonjak signifikan mencapai 115 persen. Secara teori, ini membuktikan adanya peningkatan jumlah pelaku usaha baru di Kotamobagu tahun ini. Penilaian dan pendataan masih akan berlangsung hingga akhir Agustus, sehingga peluang peningkatannya masih sangat terbuka,” pungkas Wali Kota.(BM/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *