
BOLTIM — Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, SE., MM., mendorong pemerintah desa yang berada di wilayah lingkar tambang PT ASA untuk lebih aktif mengajukan program pembangunan melalui pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.
Dorongan tersebut disampaikan sebagai upaya mendorong agar keberadaan aktivitas perusahaan di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya desa-desa yang berada di sekitar wilayah operasional pertambangan.
Bupati meminta pemerintah desa untuk terlebih dahulu mengidentifikasi berbagai kebutuhan pembangunan yang menjadi prioritas masyarakat. Selanjutnya, usulan tersebut dapat disampaikan kepada pihak perusahaan melalui mekanisme yang telah ditetapkan.
Menurut Oskar, program CSR perusahaan dapat menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara pemerintah desa dan pihak perusahaan dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah lingkar tambang.
Hal tersebut mendapat respons positif dari Manager PPM dan CSR PT ASA, Joshua Pangkud. Ia menyampaikan bahwa perusahaan telah menyediakan alokasi anggaran melalui program CSR yang dapat dimanfaatkan untuk membantu pembangunan di desa-desa yang berada di sekitar wilayah operasional tambang.
“PT ASA menyediakan alokasi anggaran melalui dana CSR untuk membantu desa-desa yang ada di lingkar tambang dalam rangka pembangunan. Desa dapat mengajukan permohonan sesuai kebutuhan dan program yang menjadi prioritas, yang tidak ter-cover melalui APBDes,” ujar Joshua.
Ia menjelaskan, pemanfaatan dana CSR tetap harus dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Karena itu, pemerintah desa diharapkan dapat menyampaikan usulan secara jelas dan terukur, terutama terkait kebutuhan pembangunan yang benar-benar menjadi prioritas masyarakat.
Program CSR PT ASA diharapkan dapat menjadi bagian dari sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam mendukung pembangunan di wilayah lingkar tambang.
Melalui sinergi tersebut, berbagai kebutuhan masyarakat di desa-desa sekitar wilayah operasional perusahaan diharapkan dapat diakomodasi secara bertahap. Dengan demikian, keberadaan aktivitas perusahaan tidak hanya memberikan dampak terhadap sektor ekonomi, tetapi juga dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat melalui dukungan terhadap pembangunan desa.
Bupati Boltim juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang baik antara pemerintah desa dengan pihak perusahaan. Menurutnya, koordinasi yang efektif akan membantu memastikan program CSR diarahkan pada kegiatan yang tepat sasaran, memberikan manfaat nyata, serta mampu mendukung pembangunan masyarakat secara berkelanjutan.


