Percepat Perbaikan Infrastruktur untuk Warga, Dinas PUPR Kotamobagu Aspal Ruas Jalan Zakaria Imban 

Pemerintah Kota Kotamobagu saat melakukan proses pengaspalan di jalan Zakaria Imban.

KotamobaguSulutkita.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan demi kenyamanan masyarakat. Saat ini, penanganan fisik mulai difokuskan pada ruas Jalan Zakaria Imban.

​Kepala Dinas PUPR Kota Kotamobagu, Claudy N. Mokodongan, menjelaskan bahwa proyek penanganan di sepanjang jalan 1,2 kilometer ini membentang mulai dari Jembatan Molinow sampai dengan area Lapangan Pooyowa Kecil. Mengingat kondisi di lapangan, pengerjaan terpaksa dibagi menjadi beberapa segmen.

​”Penanganan di Jalan Zakaria Imban sepanjang 1,2 km ini kami tangani per segmen, disesuaikan dengan skala kondisi jalan dan anggaran yang tersedia,” ujar Claudy kepada media.

​Dinas PUPR membagi proyek ini ke dalam tiga segmen penanganan utama. Untuk segmen pertama, perhatian diberikan pada area produktif di depan sekolah. Kerusakan ringan di titik ini langsung direspons dengan pelapisan ulang.

​”Untuk kondisi rusak ringan di depan Sekolah MTs Negeri 2 Kota Kotamobagu, ditangani dengan penambahan elevasi muka jalan, kemudian dilakukan lapis permukaan aspal pada keseluruhan badan jalan sepanjang 120 meter,” jelas Claudy.

Selanjutnya, akses penghubung antar-kelurahan juga mendapatkan pengaspalan penuh untuk memperlancar arus lalu lintas harian warga.

​”Kemudian penanganan untuk area lapangan ke arah Simpang Tiga Jalan Zakaria Imban – Brawijaya, Kelurahan Mongondow, dilakukan pengaspalan sepanjang 260 meter,” tambahnya.

​Sementara untuk sisa jalur yang mengalami kerusakan dengan skala lubang tersebar, Dinas PUPR memaksimalkan anggaran dengan metode penambalan cepat.

​”Sedangkan untuk sisa ruas jalan dengan panjang kurang lebih 820 meter yang berkondisi sedang, dilakukan penanganan penambalan atau patching jalan untuk lubang-lubang yang tersebar,” kata Kadis PUPR.

​Menyadari pengerjaan aspal dan penambalan ini sedikit mengganggu arus lalu lintas, Claudy menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada publik.

​”Kami menyampaikan permohonan maaf bagi pengguna jalan atas ketidaknyamanan saat melintas. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam berkendara dengan selalu memperhatikan tanda-tanda peringatan yang ada di lokasi,” pungkasnya.(BM/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *