BitungSulutkita.com–Wali Kota Bitung Hengky Honandar SE seperti tak kenal lelah. Kerja, kerja dan kerja terus ditunjukkan kepala daerah pilihan rakyat itu. Berbagai lembaga silih berganti datang berkunjung ke ruang kerjanya guna membahas kepentingan daerah dan rakyat Bitung.
Kali ini giliran Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bitung Carlos E Siburian SST MSi, diterima dengan baik oleh Wali Kota Hengky Honandar bersama pimpinan Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) terkait.
Kedatangan Kepala BPS Kota Bitung itu dalam rangka meminta dukungan penuh dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung terhadap dua agenda strategis nasional, yakni pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 serta program Kelurahan Cinta Statistik (SiCantik).
Hal tersebut disampaikan langsung dalam pertemuan bersama Wali Kota Bitung Hengky Honandar SE, di Kantor Wali Kota Bitung, Kamis (16/4/2026).
Juru Bicara Pemkot Bitung Altin Tumengkol SIP MSi menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 akan dilaksanakan mulai 1 Mei hingga Agustus 2026.
Program ini menjadi bagian penting dalam upaya memotret kondisi riil perekonomian masyarakat secara menyeluruh, termasuk di Kota Bitung.
“Kepala BPS menyampaikan langsung kepada Wali Kota Bitung terkait pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam pencanangan dan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, agar pelaksanaannya berjalan optimal,” ujar Altin.
Selain itu, BPS juga mengajukan dukungan terhadap implementasi program Kelurahan Cinta Statistik (SiCantik) yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 di tiga kelurahan di Kecamatan Girian.
Program ini bertujuan meningkatkan literasi statistik serta kemampuan pengelolaan data di tingkat kelurahan, sehingga aparatur dapat lebih mandiri dalam menyajikan data yang akurat untuk kebutuhan pembangunan.
Altin Tumengkol menjelaskan, Wali Kota Bitung Hengky Honandar menyambut baik seluruh program yang disampaikan oleh BPS, dan menegaskan komitmen pemerintah kota untuk mendukung penuh pelaksanaan dua kegiatan dari BPS tersebut.
Karena, sensus ekonomi memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah ke depan.
Data yang dihasilkan dari sensus tersebut akan menjadi landasan utama dalam merancang kebijakan yang tepat sasaran.
“Wali Kota Bitung menilai sensus ekonomi menjadi langkah strategis untuk memotret kondisi terkini perekonomian di Kota Bitung.
Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar penting dalam menyelaraskan program pembangunan daerah agar lebih tepat sasaran,” ungkap Altin.
Begitu juga dengan program SiCantik, sangat relevan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat sistem pemerintahan berbasis data hingga ke tingkat paling bawah.
Dengan adanya program ini, diharapkan setiap kelurahan memiliki kemampuan dalam mengelola data secara baik.
Pemkot Bitung, kata Altin, tidak hanya akan mendukung secara administratif, tetapi juga siap membantu dalam proses sosialisasi kepada masyarakat agar partisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan maksimal.
Langkah ini dinilai penting mengingat keberhasilan sensus sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat dalam memberikan data yang valid dan akurat.
Dengan sinergi antara BPS dan Pemkot Bitung, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan berjalan optimal dan menghasilkan data yang berkualitas sebagai fondasi dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Selain itu, implementasi program Kelurahan Cinta Statistik juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan data yang lebih baik di tingkat kelurahan,”pungkas Altin.(fjr/*)







