BitungSulutkita.com–Momentum ibadah ramadan 1447 H, dimanfaatkan Wali Kota Bitung Hengky Honandar SE dan Wakil Wali Kota Randito Maringka untuk bersilahturahmi dengan masyarakat.
Hal ini terbukti, saat keduanya menggelar safari ramadan bersama sejumlah jajaran Pemkot Bitung di Masjid Jami An-Nashr, di Kelurahan Batulubang, Kecamatan Lembeh Selatan, Rabu (11/3/2026).
Dalam sambutannya, Hengky Honandar menegaskan bahwa kegiatan Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat kebersamaan dan semangat toleransi di tengah masyarakat Kota Bitung yang dikenal memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya.
Menurut Hengky Honandar, keharmonisan kehidupan antarumat beragama yang selama ini terjalin di Kota Bitung merupakan kekuatan besar yang harus terus dijaga bersama.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh umat Muslim di Kota Bitung yang selama ini terus menjaga kehidupan yang rukun, damai, dan harmonis bersama seluruh elemen masyarakat,” ujar Hengky Honandar di hadapan jamaah Masjid Jami An-Nashr.
Ia menegaskan bahwa kerukunan antarumat beragama bukan sekadar slogan, tetapi telah menjadi bagian dari identitas masyarakat Kota Bitung.
Karena itu, seluruh masyarakat diharapkan dapat terus menjaga harmoni sosial tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam aktivitas sosial, budaya, maupun keagamaan.
Selain menekankan pentingnya toleransi, Wali Kota Bitung juga mengingatkan masyarakat untuk terus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, situasi yang aman dan kondusif sangat penting agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan penuh khidmat.
Hengky Honandar juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda hingga aparat keamanan, untuk terus bersinergi menjaga kondisi daerah tetap aman dan damai.
“Stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu saya mengajak semua pihak untuk terus menjaga situasi tetap kondusif, terlebih di bulan suci Ramadan ini,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Hengky Honandar juga memberikan perhatian khusus terhadap peran generasi muda sebagai harapan masa depan daerah.
Ia mengingatkan para orang tua agar terus memberikan pembinaan dan perhatian kepada anak-anak agar mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang positif dan produktif.
Menurutnya, generasi muda perlu diarahkan melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat seperti olahraga, seni, pendidikan, serta kegiatan sosial kemasyarakatan, sehingga terhindar dari pengaruh negatif.
Selain itu, Wali Kota Bitung juga menyinggung pentingnya peran masyarakat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya selama bulan Ramadan.
Ia mengimbau masyarakat untuk turut mendukung para pelaku usaha lokal, dengan berbelanja di pasar tradisional maupun produk usaha mikro, kecil, dan menengah yang ada di Kota Bitung.
Langkah tersebut dinilai dapat membantu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat kesejahteraan warga.
Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, Pemkot Bitung berharap semangat kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat dapat terus diperkuat, sehingga Kota Bitung tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan harmonis di tengah keberagaman.(fjr/*)







