Matangkan Persiapan KKN IAIN Manado, Pemkab Bolmong Siapkan Sinergi Program hingga Desa

BolmongSulutkita.com – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado. Persiapan tersebut dibahas dalam audiensi antara jajaran pimpinan IAIN Manado dan Bupati Bolmong, Yusra Alhabsyi, di Rumah Jabatan Bupati, Selasa (7/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk menyelaraskan program pengabdian mahasiswa dengan kebutuhan pembangunan masyarakat di tingkat desa. Sejumlah hal dibahas, mulai dari mekanisme koordinasi, penentuan lokasi penempatan mahasiswa, hingga bentuk kegiatan yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Rombongan IAIN Manado dipimpin Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Prof. Dr. Salma, M.H.I. Hadir pula Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Dr. Adrianto, M.Pd., bersama sejumlah dosen.

Bupati Yusra Alhabsyi menyampaikan bahwa Pemkab Bolmong terbuka terhadap kerja sama dengan perguruan tinggi, khususnya dalam pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan mahasiswa di desa dapat menjadi penguat bagi program pemerintah yang telah berjalan sekaligus membuka peluang munculnya gagasan dan pendekatan baru dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.

Ia menegaskan, KKN tidak semata-mata menjadi bagian dari kewajiban akademik mahasiswa. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan ruang kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk melahirkan program yang aplikatif serta sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Karena itu, Bupati berharap mahasiswa yang ditempatkan di desa dapat berinteraksi secara aktif dengan masyarakat dan memahami potensi maupun persoalan yang ada. Dengan demikian, kegiatan KKN tidak berhenti pada pelaksanaan program jangka pendek, tetapi mampu meninggalkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Sementara itu, pihak IAIN Manado menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui program tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memperoleh pengalaman langsung dalam memahami kondisi sosial masyarakat.

Audiensi berlangsung dalam suasana akrab dan menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi menjelang pelaksanaan KKN. Pemkab Bolaang Mongondow menyatakan kesiapan mendukung program tersebut agar berjalan tertib, efektif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat di lokasi penempatan maupun mahasiswa peserta KKN.(Ian/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *