BolmongSulutkita.com – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) kembali menggelar Safari Ramadan 1447 Hijriah yang kali ini berlangsung di Desa Matayangan, Kecamatan Dumoga Barat. Kegiatan dipusatkan di Masjid At-Taqwa pada Selasa (3/3/2026).
Pelaksanaan Safari Ramadan di wilayah perbatasan tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mempererat silaturahmi dengan warga di daerah terpencil.
Dalam sambutannya, Bupati Bolmong, Yusra Alhabsyi, memaparkan sejumlah program prioritas pemerintah daerah untuk tahun 2026. Ia menegaskan, pembangunan serta pembukaan akses jalan usaha tani baru menjadi salah satu fokus utama guna memperkuat sektor pertanian sebagai penopang utama perekonomian masyarakat desa.
“Saya juga mendorong pemerintah desa agar aktif mengusulkan kebutuhan pembangunan melalui perencanaan daerah. Hal itu, menurutnya, telah ditekankan dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), dengan prioritas pada sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan,”ujar Bupati.
Tak hanya sektor pertanian, Pemkab Bolmong juga berencana merealisasikan program bantuan bagi pelaku UMKM pada 2026. Bantuan tersebut akan menyasar pelaku usaha kuliner skala kecil, pedagang ikan, hingga pedagang sayur. Penyaluran dilakukan secara perorangan agar lebih merata dan tepat sasaran.
Pada kesempatan yang sama, Yusra turut menyoroti persoalan hasil tambang emas rakyat yang belum dapat dipasarkan oleh para penambang.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara guna mencari solusi, termasuk mempercepat penerbitan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) agar aktivitas pertambangan memiliki legalitas yang jelas.
“Kami memahami keresahan masyarakat dan terus berupaya mencarikan jalan keluar atas persoalan ini,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadan demi terciptanya suasana yang aman dan kondusif.
Kegiatan Safari Ramadan kemudian dirangkaikan dengan penyerahan bantuan infak dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan, di antaranya pegawai syar’i, anak yatim, serta bantuan sosial bagi ibu dan balita. Acara berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat Dumoga Barat.(Ian/*)







