Resmikan Fasilitas Gereja KGPM Exodus Kelapa Dua, Wali Kota Bitung Hengky Honandar Pemimpin Semua Golongan

Wali Kota Bitung Hengky Honandar bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay saat meresmikan gereja KGPM Exodus Kelapa Dua.

BitungSulutkita.com–Bukti nyata Wali Kota Bitung Hengky Honandar SE berdiri di atas semua golongan patut diapresiasi.

Hal ini terbukti, saat orang nomor satu di Kota Bitung itu, menghadiri secara langsung peresmian gedung gereja, pastori dan konsistori KGPM Sidang Exodus Kelapa Dua, Kecamatan Lembeh Selatan, Minggu (16/11/2025).

Lebih menambah suasana haru para  jemaat yang hadir di peresmian yang dirangkaikan dengan perayaan HUT ke 17 Jemaat KGPM Kelapa Dua itu, Wali Kota turut didampingi Ketua TP PKK Kota Bitung Ny Ellen Honandar-Sondakh.

Tak sampai disitu, lebih membanggakan turut hadir membersamai peresmian yang ditandai dengan pengguntingan pintu dan penandatanganan prasasti tersebut, yakni Wakil Gubernur Sulut Dr Victor Mailangkay SH MH.

Dalam sambutannya, Wali Kota Hengky Honandar menyampaikan apresiasi kepada panitia, jemaat, tokoh masyarakat, dan seluruh pihak yang berperan dalam pembangunan gedung gereja, pastori, dan konsistori.

Menurutnya, bangunan ini bukan sekadar fasilitas fisik, tetapi merupakan pusat pembinaan iman, wadah pelayanan, serta tempat memperkuat spiritualitas jemaat.

“Kami bersyukur karena gedung gereja ini akhirnya dapat digunakan. Ini bukan sekadar bangunan, tapi tempat di mana jemaat dibina dan iman terus ditumbuhkan,” ujar Wali Kota pilihan rakyat itu.

Ia menegaskan bahwa pemerintah membutuhkan kemitraan aktif dari gereja dalam mendukung pembangunan manusia yang berkarakter dan berkepribadian.

Pemkot Bitung, kata Hengky Honandar, selalu membuka ruang kolaborasi dengan lembaga keagamaan untuk memperkuat sektor pendidikan, kesehatan, hingga pembinaan umat.

Hal ini juga menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat Lembeh Selatan yang rukun, religius, dan maju.

Wali Kota berharap fasilitas baru ini dapat dimanfaatkan secara optimal. Selain sebagai tempat ibadah, gedung tersebut diharapkan menjadi pusat kegiatan sosial keagamaan, pembinaan remaja, pemberdayaan perempuan, hingga kegiatan edukatif lainnya.

“Saya berharap jemaat dapat semakin bersatu, menjadi warga yang baik, dan bersama-sama mendukung pembangunan Kota Bitung,” tutupnya.(fjr*/)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *