BitungSulutkita.com–Posisi strategis Kota Bitung yang berhadapan langsung dengan Samudera Pasifik yang menghubungkan langsung dengan dunia internasional jadi daya tarik tersendiri dalam bidang kerjasama ekonomi.
Berbagai utusan negara-negara silih berganti melakukan kunjungan ke Kota paling utara di bumi Nyiur Melambai sejak beberapa waktu lalu. Kini giliran negara tetangga yakni Filipina menginjakkan kaki di di Kota Cakalang. Tentunya dalam rangka membuka potensi peluang kerjasama diberbagai sektor.
Tak tanggung-tanggung kunjungan tersebut dipimpin langsung Wali Kota Bitung Hengky Honandar SE, didampingi Sekretaris Kota Bitung Ir Ign Rudy Theno ST MT. Pemkot Bitung secaram resmi menerima kunjungan resmi Juanito Inojales, Wali Kota Municipality of Governor Generoso, Provinsi Davao Oriental, Filipina, Rabu (8/4/2026).
Kunjungan tersebut menjadi langkah awal penjajakan kerja sama sister city antara Kota Bitung dan Kota Governor Generoso yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kedua daerah.
Sejumlah sektor strategis menjadi fokus dalam penjajakan kerja sama tersebut, di antaranya perikanan, pertanian, serta transportasi.
Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Juanito Inojales juga membawa sejumlah investor dari Filipina yang tertarik untuk melihat langsung potensi yang dimiliki Kota Bitung.
Kehadiran para investor ini dinilai sebagai sinyal positif terhadap daya tarik investasi di Bitung, khususnya dalam sektor kelautan dan logistik yang selama ini menjadi unggulan daerah.
Wali Kota Hengky Honandar menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen Pemkot Bitung untuk membuka ruang kerja sama yang seluas-luasnya dengan pihak luar negeri.
Menurutnya, kerja sama sister city bukan hanya sebatas hubungan formal antar daerah, tetapi juga menjadi jembatan untuk pertukaran pengetahuan, teknologi, serta peluang investasi yang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bagian dari upaya membuka peluang kerja sama internasional.
Harapannya, kerja sama ini bisa memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Hengky Honandar.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam menghadapi tantangan global, terutama dalam pengembangan sektor ekonomi berbasis potensi lokal.
“Dengan adanya penjajakan ini, Pemkot Bitung optimis dapat memperluas jaringan kerja sama internasional, sekaligus memperkuat posisi sebagai salah satu kota strategis di kawasan timur Indonesia,”pungkasnya.(fjr/*)







