Meriah! Pemkot Bitung Bersamai Festival Cap Go Meh, Bukti Harmonisasi Terwujud di Tangan HH-RM

Wali Kota Bitung Hengky Honandar dan Randito Maringka saat melepas pawai Festival Cap Go Meh.

BitungSulutkita.com–Wali Kota Bitung Hengky Honandar menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kota terhadap pelaksanaan Festival Cap Go Meh yang menjadi agenda rutin tahunan di Kota Bitung.

Hal itu disampaikannya usai membuka prosesi Goan Siau dalam rangkaian Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Klenteng Seng Bo Kiong, yang dipadati warga dan pengunjung, Selasa, (03/03).

Menurut Hengky, perayaan Cap Go Meh bukan hanya tradisi masyarakat Tionghoa, tetapi telah menjadi bagian dari agenda resmi daerah yang memberi dampak langsung terhadap sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

Pemkot Bitung dukung penuh perayaan Festival Cap Go Meh.

“Ini kegiatan rutin setiap tahun dan tentu pemerintah memberikan dukungan. Selain menjaga tradisi, ini juga bagian dari penguatan sektor pariwisata,” kata Hengky saat diwawancarai di lokasi kegiatan.

Prosesi Cap Go Meh diawali doa lintas agama yang melibatkan tokoh-tokoh keagamaan di Kota Bitung. Selanjutnya, pawai budaya dilepas secara resmi oleh wali kota dan wakil wali kota dengan pengibaran bendera start.

Ribuan warga memadati pusat kota untuk menyaksikan arak-arakan budaya yang menampilkan ornamen khas Tionghoa, kesenian tradisional, serta partisipasi masyarakat lintas etnis.

Forkopimda Kota Bitung juga nampak antusias ramaikan Festival Cap Go Meh.

Sejumlah wisatawan terlihat ikut menyaksikan jalannya prosesi.

Hengky menambahkan, pemerintah akan terus mendukung pengemasan kegiatan agar semakin tertata dan mampu menarik lebih banyak wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara.

Ia berharap perayaan Cap Go Meh dapat terus dipertahankan sebagai agenda tahunan yang tidak hanya memperkuat kerukunan antarumat beragama, tetapi juga mendorong pertumbuhan UMKM dan perputaran ekonomi warga.

“Dengan semakin banyak pengunjung yang datang, tentu berdampak pada pelaku usaha kecil dan masyarakat sekitar,”ungkapnya.

Honandar juga menuturkan, bahwa pawai prosesi Goan Siau telah masuk menjadi salah satu agenda wisata bagi pemerintah kota Bitung melalui Dinas Pariwisata.

Wali Kota Bitung Hengky Honandar didampingi istri tercinta Ellen Honandar-Sondakh saat memasuki lokasi Festival.

“Cap Go Meh sebagai salah satu kegiatan yang telah menjadi tradisi warga Tionghoa dan sudah masuk dalam agenda Wisata di dinas Pariwisata, maka sudah seharusnya mendapat dukungan dari pemerintah Kota Bitung,” ungkap Wali Kota Honandar.

Melihat animo masyarakat pada setiap pelaksanaan Cap Go Meh sangat tinggi maka Wali Kota menegaskan bahwa masyarakat Kota Bitung memang sangat membutuhkan hiburan.

“Kami berharap agar setiap kegiatan seperti ini akan menjadi tradisi pengikat kebersamaan dalam kehidupan yang majemuk sesuai visi besar pemerintahan Hengky-Randito, Harmonisasi dalam keberagaman untuk Bitung maju dan sejahtera,”jelas Wali Kota.(Advetorial/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *