ManadoSulutkita.com – Irawan Rahman, Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi periode 2014–2015, mengkritik keras atas keputusan Rektor Unsrat, Berty Sompie, terkait Penunjukan Ralfie Pinasang, S.H., M.H. sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dekan Fakultas Peternakan.
Penolakan tersebut didasari fakta bahwa dekan terpilih Fakultas Peternakan Unsrat periode 2026–2030, Dr. Sintya J.K. Umboh, S.Pt., M.Si., telah ditetapkan sejak 10 Desember 2025 melalui mekanisme pemilihan yang dinilai sah dan sesuai prosedur.
Namun, pada agenda pelantikan dekan se-Unsrat yang digelar 25 Februari 2026, nama Sintya tidak tercantum dalam daftar undangan maupun pelantikan.
“Atas nama almamater Fakultas Peternakan Unsrat, saya menolak keputusan Rektor Unsrat atas pelantikan Ralfie Pinasang sebagai Plt Dekan Fakultas Peternakan Unsrat,” tegas Irawan.
Ia menambahkan bahwa seluruh tahapan pemilihan Dekan Fakultas Peternakan Unsrat periode 2026–2030 telah berjalan sesuai aturan yang berlaku. Karena itu, menurutnya tidak ada alasan bagi pimpinan universitas untuk tidak melantik dekan terpilih.
“Kita semua tahu bahwa seluruh proses pemilihan Dekan Fakultas Peternakan Unsrat periode 2026–2030 telah sesuai prosedur yang berlaku. Oleh karena itu, tidak ada alasan apa pun bagi Rektor Unsrat untuk tidak melantik Ibu Sintya J.K. Umboh sebagai dekan terpilih,” tambahnya.
Lebih lanjut, Irawan menyampaikan bahwa jika aspirasi penolakan ini tidak direspons oleh pihak rektorat, alumni dan mahasiswa Fakultas Peternakan Unsrat di Sulawesi Utara siap melakukan aksi protes.
“Jika respons penolakan ini tidak digubris oleh Rektor Unsrat, maka kami sebagai anak-anak Peternakan Unsrat di Sulawesi Utara akan turun untuk menduduki rektorat,” tegasnya.(Rama/*)






