MinutSulutkita.com–Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) melalui Bupati Minahasa Utara Joune Ganda menyebutkan pihaknya di daerah adalah sebagai pengelola program yang ditargetkan oleh pemerintah pusat.
Hal ini dikatakan Bupati yang baru saja menyelesaikan studi doktoralnya di kampus IPDN Jakarta itu, saat diwawancarai media terkait diskusi publik yang diselenggarakan, Senin (9/3/2026) di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minahasa Utara.
Menurut JG sapaan akrabnya, diskusi tersebut sangat menarik dimana terjadi keterbukaan informasi kepada publik atas hal-hal kinerja yang telah dicapai oleh pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.
Kata dia, dikesempatan itu turut hadir Badan Pusat Statistik (BPS) Minut yang mensingkronkan data pertumbuhan diberbagai sektor kepada peserta diskusi. Termasuk tata kelola pemerintahan yang dijalankan Pemkab Minut selama kurun satu tahun kepemimpinan periode kedua ini.
“Tentunya apa yang menjadi visi misi JGKWL pada saat kampanye lalu itu terdapat beberapa sektor yang belum dapat terealisasi, lantaran terjadi ketidaksamaan program. Karena itu, kita pemerintah Daerah wajib untuk menjalankan program pemerintah pusat. Dan itu tak hanya di Minut, tapi diseluruh daerah di Indonesia,”ujar Bupati didampingi Wakil Bupati Kevin Lotulung.
Namun, menurutnya terdapat sejumlah program pemerintah pusat itu linier dengan program kerja pemerintahan JGKWL di periode kedua ini. Dan itu langsung dijalankan dengan cepat oleh jajaran pemerintah daerah di masyarakat.
“Dengan program nasional yang ada, kita di daerah harus memanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan pertumbuhan ekonomi masyarakat disegala bidang yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat Minahasa Utara.
Misalnya dibidang pertanian, kesehatan hingga ketahanan ekonomi masyarakat di tengah kesulitan kebutuhan yang dirasakan oleh masyarakat,”pungkas Bupati yang dikenal akrab dengan masyarakat itu.(fjr/*)







