Dibuka Bupati Minut Joune Ganda, Musrenbang RKPD 2027 Selaraskan Program Prioritas Daerah dan Pusat

Bupati Minahasa Utara Joune Ganda saat membuka Musrenbang RKPD 2027 melalui daring.

MinutSulutkita.com–Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Kantor Bappeda Minahasa Utara, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Minahasa Utara DR. Joune Ganda dan dihadiri Wakil Bupati, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan serta anggota DPRD Minahasa Utara, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dari daerah pemilihan Minut, Sekretaris Daerah, pimpinan perangkat daerah, akademisi, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan serta insan pers.

Dalam sambutannya secara daring, Joune Ganda mengatakan bahwa pelaksanaan Musrenbang RKPD merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 yang mengatur tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah.

 

Menurutnya, Musrenbang RKPD menjadi forum strategis untuk menyepakati berbagai permasalahan dan prioritas pembangunan daerah, sekaligus menyelaraskan program pembangunan kabupaten dengan prioritas pembangunan provinsi dan nasional.

Para pejabat dan stakeholder turut hadir di Musrenbang RKPD 2027 Minahasa Utara.

“Musrenbang RKPD tahun 2027 ini memiliki makna yang sangat penting karena merupakan perencanaan tahunan ketiga dari periode RPJMD 2025–2029. Karena itu kami membutuhkan dukungan seluruh pihak dalam membangun Kabupaten Minahasa Utara yang kita cintai,” ujar Joune Ganda.

Ia menjelaskan, sejumlah isu strategis pembangunan daerah yang menjadi fokus dalam RPJMD Minahasa Utara 2025–2029 di antaranya pemulihan ekonomi daerah melalui peningkatan produktivitas dan nilai tambah sumber daya lokal, peningkatan ketersediaan infrastruktur berkelanjutan, tata kelola pemerintahan yang baik dan adaptif, kemandirian pangan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga penanganan perubahan iklim dan pencemaran lingkungan.

Bupati juga mengajak seluruh stakeholder, baik pemerintah, dunia usaha maupun masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan visi pembangunan daerah.

“Melalui Musrenbang ini mari kita bersama mewujudkan Minahasa Utara Hebat melalui penguatan transformasi sebagai hub logistik yang maju dan berkelanjutan,” katanya.

Para Kepala OPD juga nampak kompak hadir di Musrenbang RKPD 2027.

Ia menambahkan, tantangan pembangunan ke depan tidaklah mudah karena pemerintah daerah harus menyesuaikan program pembangunan dengan kondisi keuangan negara serta kemampuan fiskal daerah.

Karena itu, menurutnya, diperlukan langkah-langkah yang lebih strategis melalui program yang benar-benar tepat sasaran dan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Saya berharap dalam Musrenbang ini kita dapat memperoleh ide-ide dan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan sinergitas antar perangkat daerah serta seluruh pemangku kepentingan agar perencanaan pembangunan tahun 2027 dapat lebih terarah, terukur dan akuntabel.

Unsur TNI juga terlibat aktif dalam Musrenbang RKPD 2027 Minut yang digelar di kantor Bapelitbang.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Minahasa Utara Hanny Tambani menyampaikan bahwa capaian makro pembangunan Kabupaten Minahasa Utara tahun 2025 menunjukkan hasil positif.

Dari sembilan indikator makro pembangunan, kata Hanny, secara umum telah mencapai target yang ditetapkan. Namun masih terdapat satu indikator yang belum tercapai, yakni penurunan intensitas emisi gas rumah kaca (GRK) yang menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup:

Sumber data Bappeda Minut.

“Tujuan Musrenbang ini adalah untuk mencapai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara sekaligus menyinkronkan dengan visi misi Presiden dan Wakil Presiden serta Gubernur dan Wakil Gubernur,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa hingga tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara telah merealisasikan tujuh dari delapan proyek strategis daerah:

Sumber data Bappeda Minut.

“Yang belum terlaksana adalah pembangunan Rumah Sakit Pratama yang rencananya akan dibangun di Likupang,” tambah Kaban Hanny Tambani. Melalui forum Musrenbang RKPD 2027 ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan masukan strategis guna menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih matang, terarah dan berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Minahasa Utara.(Advetoria/*)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *