ManadoSulutkita.com–Kunjungan kerja sejumlah pejabat negara ke Sulawesi Utara dalam beberapa waktu terakhir dinilai menjadi bukti kuat harmonisnya hubungan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, khususnya antara Gubernur Sulut dan Presiden Republik Indonesia.
Aktivis Sulut Calvin Castro, menilai intensitas kunjungan pejabat pusat menunjukkan bahwa komunikasi serta koordinasi antara daerah dan pusat berjalan baik demi mendukung percepatan pembangunan di Sulawesi Utara.
Menurut Calvin, kehadiran pejabat negara di Sulut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga membawa dampak terhadap penguatan program pembangunan, investasi, serta perhatian pemerintah pusat terhadap berbagai kebutuhan daerah.
“Kalau hubungan gubernur dan presiden tidak baik, tentu sulit menghadirkan perhatian pusat secara maksimal ke daerah. Faktanya, Sulut terus mendapatkan kunjungan pejabat negara dan perhatian pembangunan,” ujar Calvin, Selasa (13/5/2026).
Ia juga mengajak masyarakat agar lebih dewasa dalam menyikapi dinamika politik daerah. Menurutnya, kritik dalam demokrasi merupakan hal yang wajar, namun sebaiknya diarahkan pada evaluasi program kerja pemerintah, bukan membangun narasi yang memecah hubungan antara pemimpin daerah dan pemerintah pusat.
“Baiknya dikritisi program kerjanya. Kalau ada yang kurang dalam pembangunan, pelayanan publik, atau kebijakan pemerintah, silakan dikritik dengan data dan solusi. Jangan sebarkan isu receh yang justru membuat suasana politik tidak sehat,” katanya.
Calvin menambahkan, stabilitas hubungan antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk menjaga kelangsungan pembangunan, terlebih di tengah upaya peningkatan ekonomi, pembangunan infrastruktur, dan pengembangan sektor pariwisata di Sulawesi Utara.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat mendukung terciptanya iklim politik yang kondusif agar berbagai program pemerintah dapat berjalan maksimal dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.(fjr/*)







