Sesuaikan Kemajuan Zaman, ASN Pemkot Bitung Dibekali Microskill dan GTA 

Sosialisasi Mikroskill dan GTA saat digelar di Aula Pemkot Bitung kepada para ASN.

BitungSulutkita.com–Kemajuan zaman dibidang teknologi tak dapat dibendung di era kekinian. Nyaris seluruh aspek kerja sudah menggunakan dan memanfaatkan kecanggihan teknologi.

Dalam hal pemerintahan pun tak luput dari akselerasi penggunaan teknologi untuk mendukung kecepatan roda birokrasi terhadap pelayanan kepada masyarakat. Terkait ini, Pemerintah Kota Bitung tak mau ketinggalan.

Seluruh Apararur Sipil Negara (ASN) dituntut harus menguasai teknologi untuk mendongkrak kinerja. Hal ini seperti dilakukan ASN dilingkup Pemkot Bitung. Melalui penguatan kompetensi berbasis keterampilan digital.

Terbukti saat kegiatan Sosialisasi Microskill yang digelar oleh Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BLSDM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Sulawesi Utara, di Ruang S.H. Sarundajang  Rabu (29/4/2026).

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Bitung, Give R. Mose, AP, M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas ASN di era transformasi digital yang semakin dinamis.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Kota Bitung, Altin Abraham Tumengkol, S.IP., M.Si, serta Kepala BLSDM Komdigi Manado, Arsyad, S.Kom., M.IKom, yang memberikan pemaparan terkait program pengembangan kompetensi digital bagi ASN.

Dalam sambutan Wali Kota Bitung yang disampaikan oleh Kepala BKPSDMD Kota Bitung, Give R. Mose, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah memprakarsai dan mempersiapkan kegiatan tersebut dengan baik.

Menurutnya, kehadiran program ini merupakan langkah nyata dalam mendukung peningkatan kapasitas aparatur, khususnya dalam menghadapi tuntutan perubahan zaman yang semakin cepat, dinamis, dan berbasis teknologi.

“Pemerintahan saat ini tidak lagi cukup hanya mengandalkan cara kerja lama. Kita dituntut untuk lebih adaptif, inovatif, responsif, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, penguatan kompetensi melalui program Microskill dan Government Transformation Academy menjadi langkah strategis yang sangat tepat,” ujar Mose.

Lebih lanjut disampaikan, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus didukung oleh kualitas sumber daya manusia yang unggul. Aparatur yang cerdas, terampil, dan memiliki semangat belajar tinggi akan menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas.

Melalui kegiatan ini, seluruh peserta diharapkan dapat mengikuti sosialisasi dengan sungguh-sungguh, menyerap ilmu yang diberikan, serta mampu mengimplementasikannya dalam tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Jangan jadikan kegiatan ini sekadar formalitas. Jadikan sebagai momentum untuk memperbarui semangat kerja, memperkuat kapasitas diri, dan meningkatkan kinerja organisasi,” tegasnya.

Pemerintah Kota Bitung juga mengajak seluruh ASN untuk terus menumbuhkan budaya belajar sepanjang hayat. Di era digital saat ini, kemampuan untuk terus belajar menjadi kunci utama dalam menghadapi perubahan.

“Siapa yang mau belajar akan maju, dan siapa yang berhenti belajar akan tertinggal. Mari kita jadikan transformasi pemerintahan sebagai gerakan bersama untuk membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, dan melayani,”pungkasnya.(fjr/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *