BitungSulutkita.com–Puluhan ribu Remaja Sinode GMIM tumpah ruah di lapangan Sari Cakalang, Kecamatan Madidir, Kota Bitung, Sabtu (11/4/2026).
Para kader remaja GMIM yang datang dari seluruh wilayah Sulawesi Utara (Sulut) itu, memadati Kota Bitung dalam rangka memeriahkan Selebrasi Paskah Remaja Sinode GMIM tahun 2026.
Para hamba tuhan tersebut, rela datang dari seluruh pelosok untuk turut andil dalam hari bersejarah dalam umat Kristiani itu. Generasi masa depan GMIM ini benar-benar mengikuti puncak selebrasi dengan penuh khidmat dan kegembiraan.
Tak hanya itu, kegiatan yang telah dipersiapkan sejak jauh-jauh hari dan mendapat dukungan penuh Pemerintah dan masyarakat Kota Bitung berjalan dengan lancar dan sukses. Bahkan memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal.
koordinasi panitia yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Bitung Ir. Ignatius Rudy Theno,ST,MT,MAP selaku Ketua Panitia Selebrasi Paskah Remaja Sinode GMIM 2026.
Tentunya terlaksananya kegiatan tersebut berkat tangan dingin Ketua Panitia Rudy Theno yang merupakan Sekretaris Kota Bitung.
Rudy Theno, mengungkapkan bahwa antusiasme peserta yang datang dari berbagai daerah membawa dampak ekonomi yang cukup besar bagi para pedagang kecil.
“Selain menjadi momentum pembinaan iman bagi generasi muda gereja, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang. Kami melihat langsung bagaimana aktivitas jual beli di sekitar lokasi kegiatan begitu ramai,” ujar Rudy Theno.
Ia memperkirakan, dari ribuan peserta yang hadir, perputaran uang yang terjadi di sektor UMKM selama kegiatan berlangsung mencapai angka yang cukup signifikan.
“Kalau kita hitung dari jumlah peserta yang hadir dan transaksi yang terjadi di lapangan, perputaran uang dari aktivitas UMKM diperkirakan berkisar antara Rp500 juta hingga mendekati Rp1 miliar,” ungkapnya.
Menurut Rudy, hal tersebut menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan berskala besar juga dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
“Ini menjadi bukti bahwa kegiatan gerejawi tidak hanya membawa dampak spiritual, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar, khususnya pelaku UMKM lokal,” katanya.
Ia juga menyebutkan bahwa kehadiran puluhan ribu remaja GMIM di Kota Bitung menjadi energi positif bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Lebih dari 20 ribu remaja berkumpul di satu tempat dengan semangat iman dan sukacita. Ini energi positif bagi kota ini, sekaligus memberi peluang ekonomi bagi warga yang berjualan,” jelas Rudy.
Rudy juga mengapresiasi kerja sama berbagai pihak yang turut menyukseskan kegiatan tersebut, mulai dari jajaran Sinode GMIM, Pemerintah Kota Bitung, hingga dukungan dari aparat keamanan.
“Keberhasilan kegiatan ini adalah hasil kerja bersama. Panitia, gereja, pemerintah daerah, serta TNI dan Polri bekerja bahu-membahu memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh sukacita,” ungkapnya.
Usai ibadah selebrasi, para peserta dilanjutkan mengikuti pawai Paskah sebagai bentuk ekspresi sukacita atas kebangkitan Kristus. Panitia juga mengimbau seluruh peserta untuk menjaga ketertiban dan kebersihan selama kegiatan berlangsung.
“Kota Bitung adalah rumah kita bersama. Mari kita rayakan Paskah dengan sukacita, tetapi tetap menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan,” tutup Rudy.
Selebrasi Paskah Remaja Sinode GMIM 2026 ini turut dihadiri Wali Kota Bitung Hengky Honandar, Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka, sejumlah pejabat daerah, tokoh gereja, serta unsur TNI dan Polri. Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat iman generasi muda GMIM sekaligus memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di Kota Bitung.(fjr/*)







