MinutSulutkita.com–Terobosan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) di bawah komando Bupati Joune J.E Ganda dan Wakil Bupati Kevin W Lotulung dalam inovasi pelayanan publik mendapat apresiasi pemerintah pusat.
Hal ini terungkap saat Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Komjen Pol (Purn) Akhmad Wiyagus melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (8/1/2025).
Wamendagri usai melakukan pertemuan dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Minut Novly Wowling dan sejumlah pejabat, langsung mengadakan kunjungan ke Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berada di kompleks perkantoran Bupati Minahasa Utara.
Dalam kunjungan tersebut, Wamendagri meninjau seluruh loket pelayanan yang tersedia di MPP Minut, mulai dari pelayanan administrasi kependudukan, perizinan usaha, BPJS, hingga layanan lainnya. Ia juga sempat berdialog langsung dengan petugas pelayanan dan masyarakat yang sedang mengurus keperluan administrasi.
Usai peninjauan, eks Kabaintelkam Mabes Polri itu, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kualitas pelayanan publik yang diberikan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara. Menurutnya, pelayanan di MPP Minut berjalan cepat, singkat, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
“Saya memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara. Tidak salah jika Minahasa Utara menerima penghargaan Innovation Government Award, karena saya bisa melihat langsung bagaimana proses pelayanan publik berjalan dengan baik dan cepat,” ujarnya kepada awak media.
Ia menjelaskan, Mal Pelayanan Publik Minut telah menyediakan berbagai jenis layanan yang memudahkan masyarakat, mulai dari pengurusan perizinan usaha, BPJS, administrasi kependudukan, hingga layanan terkait pernikahan, perceraian, serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
“Tadi saya juga melihat pelayanan PBG, baik untuk program strategis nasional seperti pembangunan tiga juta rumah maupun program lainnya. Ini sangat membantu masyarakat dan mendukung percepatan pembangunan,” jelasnya.
Meski demikian, Wamendagri mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat pemerintah daerah berpuas diri. Ia mendorong Pemkab Minut untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Kita tidak boleh berhenti setelah menerima penghargaan. Justru ini harus menjadi pemicu untuk terus berkreasi dan meningkatkan kualitas pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.(fjr/*)






