Bersama Dandim 1303, Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib Tinjau Progres KMP di Desa Pontodon Timur

Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib bersama Dandim 1303 Bolmong saat meninjau KMP di Desa Pontodon Timur.

KotamobaguSulutkita.com–Sebuah langkah nyata dalam memperkuat ekonomi kerakyatan kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kota Kotamobagu. Pada Sabtu 03/01/2026.

Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, bersama Dandim 1303/Bolaang Mongondow, Letkol Inf. Manashe Lomo, turun langsung meninjau progres pembangunan Koperasi Merah Putih (KMP) di Desa Pontodon Timur.

​Kehadiran dua pucuk pimpinan ini menegaskan komitmen kolaboratif antara Pemkot dan TNI untuk memastikan kemandirian ekonomi masyarakat dimulai dari level desa.

Strategi Ekonomi Berbasis Desa
​Wali Kota Weny Gaib menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih bukan sekadar bangunan fisik, melainkan instrumen strategis untuk memutus rantai ketergantungan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.

​”Kami ingin koperasi ini dikelola secara profesional dan transparan. Harapannya, pembangunan ini cepat tuntas agar segera menjadi motor penggerak ekonomi desa dan wadah bagi masyarakat untuk berkembang bersama,” ujar Weny Gaib.

Apresiasi dari Akar Rumput
​Langkah proaktif pemerintah ini disambut hangat oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Pontodon Timur. Sangadi Desa Pontodon Timur, Imelda Pasambuna, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian besar yang diberikan kepada desanya.

​”Dukungan penuh dari Bapak Wali Kota dan pantauan rutin dari Bapak Dandim 1303/BM memberikan semangat bagi kami. Kami optimis KMP akan menjadi tulang punggung ekonomi yang membawa kesejahteraan nyata bagi warga kami,” kata Imelda.

​Gotong Royong Lintas Sektoral
​Peninjauan ini juga diwarnai dengan semangat gotong royong. Sejumlah pejabat dan tokoh penting turut hadir memperkuat koordinasi di lapangan, di antaranya, ​Ariono Potabuga,Kadis Perdagangan, Koperasi, dan UKM.
​Moh Junaidi Edo Mopobela,Camat Kotamobagu Utara. Abdul Marham Koikit, Ketua BPD. Oscar Asang, Ketua KMP. ​Jajaran TP PKK, tokoh masyarakat, serta warga yang tengah melakukan kerja bakti di lokasi.

Dengan adanya sinergi antara kebijakan pemerintah, pengawalan keamanan dari TNI, dan partisipasi aktif masyarakat, Koperasi Merah Putih diproyeksikan akan menjadi pilot project bagi pengembangan koperasi profesional di wilayah Kotamobagu Utara.(BM)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *