ManadoSulutkita.com–Rotasi jabatan kembali bergulir di Pemerintahan Provinsi Sulawesi Utara. Tak tanggung-tanggung rolling yang dipimpin langsung Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE itu digelar di hari-hari terakhir tahun 2025.
Pelantikan yang turut disaksikan Wakil Gubernur Sulut J. Victor Mailangkay, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Tahlis Galang, dan jajaran pejabat eselon II Pemprov Sulut itu digelar di Wisma Negara Bumi Beringin, Selasa (30/12/2025).
Rotasi yang kesekian kalinnya di pemerintahan YSK-Victory tahun 2025 ini, berfokus di pejabat eselon III. Tercatat 6 jabatan diantaranya Kepala Bidang, Kepala Bagian dan Sekretaris Dinas berpindah pejabat.
Mereka diantaranya, Victor Arthur SSTP dipercayakan menjabat Kepala Bagian Protokol Biro Administrasi Pimpinan Daerah Setda Provinsi Sulut, Willem Mantiri, S.Sos, MAP didapuk sebagai Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Daerah.
Sementara jabatan yang konsen mengurus publikasi media masa yakni Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Dinas Kominfo yang sebelumnya dijabat Hendra Tambajong kini dipercayakan kepada Clif Wangke. Sementara Hendra Tambajong digeser menduduki Kepala Bidang Koordinasi Perencanaan dan Fasilitasi Kerja Sama Badan Pengelola Perbatasan Daerah.
Ada juga nama John Marentek dipercayakan sebagai Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah dan Velly Lumintang sebagai Sekretaris Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Sulawesi Utara.
Dalam arahannya, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa jabatan adalah amanah yang menuntut tanggung jawab dan kinerja nyata, bukan sekadar formalitas struktural.
Ia menekankan pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap aturan, serta pelayanan publik yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Tidak boleh ada yang berjalan sendiri-sendiri. Semua harus bergerak dalam satu arah dan satu tujuan,” tegas Yulius.
Gubernur juga mengingatkan para pejabat untuk aktif berkomunikasi dan berkoordinasi antarperangkat daerah, guna mencegah ego sektoral yang menghambat kinerja pemerintahan.
Selain itu, Yulius menyampaikan bahwa penyesuaian dan rotasi jabatan akan dilakukan mulai Januari mendatang sebagai bagian dari dinamika organisasi, tanpa perlakuan khusus.
Menatap tantangan anggaran 2026 yang mengalami penyesuaian, Gubernur optimistis Sulawesi Utara tetap mampu tumbuh dengan mengoptimalkan potensi daerah dan memperkuat kualitas sumber daya manusia.
“Kita punya potensi besar. Semua harus digerakkan bersama agar ekonomi daerah terus tumbuh,”jelas Gubernur YSK.(fjr/*)






