Dikerjakan PT Favor Indah Jaya, Mega Proyek Alun-alun Berbanderol 9, 3 M Dimulai, Bupati JG : Harus Tepat Waktu

Bupati Minahasa Utara Joune Ganda memberikan keterangan pers usai meletakan batu pertama.

MinutSulutkita.com–Satu lagi proyek strategis yakni pembangunan alun-alun oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) resmi mulai dikerjakan.

Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan langsung Bupati Minahasa Utara Joune Ganda di lokasi yang berada tak jauh dari kompleks kantor bupati.

Proyek berbanderol 9,3 Miliar rupiah itu ditargetkan rampung diakhir tahun 2025 ini dan dapat dinikmati masyarakat Minahasa Utara.

Di lokasi itu, Bupati Joune Ganda menyampaikan bahwa pembangunan alun-alun ini merupakan bagian dari arahan Gubernur Sulut terkait pengembangan fasilitas publik di setiap daerah.

“Pemerintah provinsi mengarahkan agar dana bagi hasil yang dialokasikan dapat digunakan untuk membangun fasilitas olahraga dan fasilitas publik. Tanah kompleks perkantoran ini sudah inkrah menjadi milik Pemkab sehingga kita langsung merealisasikan pembangunan,” jelas Bupati.

Ia menegaskan, alun-alun akan menjadi pusat aktivitas masyarakat serta ikon baru di Minahasa Utara.

“Kami berharap fasilitas ini menjadi ruang yang hidup, tempat masyarakat berolahraga, menggelar kegiatan keagamaan, organisasi, hingga pentas seni dan budaya. Lokasinya strategis dan mudah dijangkau,” kata Bupati

Bupati menegaskan pentingnya pengawasan dan kualitas pekerjaan.

“Kami menitipkan pengawasan yang lebih ketat agar pelaksanaannya tepat waktu, tepat kualitas dan tepat fungsi. Dengan demikian kita dapat melaporkan kepada Gubernur bahwa alokasi dana transfer telah dimanfaatkan sesuai arahan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Minut Jorry Tintingon memaparkan, pekerjaan pembangunan alun-alun menggunakan sumber dana APBD Minahasa Utara Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kontrak Rp9.350.271.589. Pelaksana kegiatan adalah PT Favor Indah Jaya dengan waktu pekerjaan 41 hari kalender.

“Pekerjaan dilaksanakan dengan prinsip tepat mutu, tepat waktu dan tepat biaya serta diawasi ketat Dinas PUPR. Alun-alun ini tidak hanya memperindah kawasan pemerintahan, tetapi menjadi ruang publik strategis, pusat interaksi, kegiatan budaya dan ekspresi masyarakat,”jelasnya.(fjr/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *