BolmongSulutkita.com – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow mulai mendorong kebangkitan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Gadasera setelah sebelumnya mengalami kevakuman.
Sejumlah sektor potensial, seperti pertanian, perkebunan, dan perikanan, kini diproyeksikan menjadi fokus pengembangan usaha perusahaan daerah tersebut.
Direktur Perumda Gadasera, Irawan Paputungan, mengungkapkan bahwa strategi pengembangan perusahaan akan mengedepankan pola kemitraan dengan petani, nelayan, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Melalui kolaborasi tersebut, Perumda Gadasera diharapkan mampu mendorong peningkatan nilai ekonomi komoditas lokal sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk unggulan daerah,”ujar Paputungan.
Di tempat yang sama Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, menegaskan pentingnya pembenahan manajemen dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi utama dalam menghidupkan kembali perusahaan daerah.

Menurutnya, pengelolaan aset dan pengembangan potensi bisnis harus dilakukan secara profesional agar Perumda Gadasera dapat tumbuh menjadi perusahaan yang produktif dan memberikan manfaat bagi daerah.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah dan perusahaan sangat penting dalam mengembangkan aset serta menciptakan peluang bisnis,” ujar Yusra.
Selain pembenahan internal, Yusra juga membuka peluang keterlibatan berbagai pihak, termasuk perbankan, investor, dan pelaku usaha, untuk bersama-sama mendukung pengembangan Perumda Gadasera.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan peningkatan kapasitas karyawan Perumda Gadasera yang berlangsung di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, Senin (26/10/2026).
Upaya menghidupkan kembali Perumda Gadasera diharapkan tidak hanya menjadikan perusahaan tersebut lebih kompetitif dan profesional, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha, memperkuat perekonomian masyarakat, serta meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan daerah.(Advetorial/*)





