Apkasi Otonomi Expo 2026 Dihelat, Joune Ganda : Sarana Kenalkan Keunggulan Daerah ke Investor Internasional 

Sekjen APKASI Joune Ganda saat menjamu para investor dari berbagai negara.

TangerangSulutkita.com–Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) resmi membuka perhelatan tahunan terbesar Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 di Nusantara Convention Hall, ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Kamis (27/8/2026).

Gelaran ini menjadi etalase strategis untuk memamerkan potensi komoditas unggulan, inovasi pelayanan publik, hingga peluang investasi dari berbagai pelosok Nusantara.

​Mewakili Presiden Republik Indonesia, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya hadir langsung untuk membuka expo secara resmi.

Dalam amanat Presiden yang dibacakannya, Bima menegaskan bahwa otonomi daerah harus berorientasi pada hasil nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

​”Otonomi daerah bukan sekadar pembagian kewenangan administratif, melainkan instrumen untuk mengakselerasi kesejahteraan masyarakat melalui inovasi, kemudahan investasi, dan tata kelola pemerintahan yang responsif,” tegas mantan Wali Kota Bogor tersebut di hadapan jajaran kepala daerah dan diplomat negara sahabat.

​Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Apkasi, Dr. Joune J. E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., turut mendampingi pembukaan pameran berskala nasional ini.

Mengenakan kemeja putih seragam resmi Apkasi, Bupati Minahasa Utara tersebut menegaskan komitmen Apkasi untuk menjadikan AOE 2026 sebagai jembatan konkret antara daerah dan pasar global.

​”AOE 2026 dirancang bukan sekadar ajang seremonial tahunan, melainkan platform nyata yang menghubungkan komoditas unggulan, produk UMKM, dan destinasi wisata daerah langsung dengan para investor nasional maupun internasional,” ujar Joune Ganda di sela agenda pembukaan.

​Usai prosesi pembukaan yang dihadiri Wakil Menteri Perdagangan RI, Gubernur Banten, serta jajaran pengurus Apkasi, rangkaian kegiatan AOE 2026 langsung bergulir intensif melalui serangkaian agenda strategis.

​Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara mengutus sejumlah jajaran pimpinan perangkat daerah untuk mengawal agenda lanjutan, diantaranya Forum Kerjasama Perdagangan Antar Daerah.

Para pejabat Pemkab Minut yang turut hadir yakni Sekretaris Daerah bersama Kepala Dinas Perdagangan dan Kepala Dinas Pangan menghadiri forum investasi di Nusantara 1 ICE BSD untuk memperkuat rantai pasok dan jejaring distribusi antardaerah.

​Workshop e-Katalog Versi 6 LKPP: Tim teknis daerah yang terdiri dari Kadis Pertanian, Kadis Kelautan & Perikanan, Kadis Pendidikan, Kadis Kesehatan, Kadis Kominfosan, Kabag PBJ, Kabag Pemerintahan, dan Kabag Umum mengikuti simulasi pengadaan barang/jasa digital di Nusantara 2.

​Talkshow BPDP Sawit Berkelanjutan: Kepala Dinas Pertanian mengawal diskusi strategis mengenai peran pemda dalam tata kelola industri kelapa sawit berkelanjutan di Panggung Seni Budaya Hall 3.

​Melalui sinergi forum bisnis, business matching, hingga pameran produk lokal yang berlangsung selama beberapa hari ke depan, perhelatan ini diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian daerah secara signifikan.(fjr/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *